Tragedi Perampokan Pensiunan JICT di Bekasi, Motif Masih Diselidiki Polisi

Kamis, 5 Maret 2026 – 18:14 WIB

Jakarta, VIVA – Polisi masih terus mengejar pelaku perampokan kejam yang menyebabkan tewasnya seorang pensiunan pekerja pelabuhan di rumahnya, di daerah Jatibening, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Sampai saat ini, aparat juga masih berusaha mengungkap motif dibalik aksi kejahatan ini. Korban diketahui bernama Ermanto Usman (65), seorang mantan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT).

Dia ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, sementara istrinya yang berinisial P (60) sempat dalam kondisi kritis karena luka-luka berat. Polisi menyampaikan turut berduka cita atas kejadian tragis ini.

Pihak kepolisian menekankan bahwa mereka saat ini masih bekerja keras untuk mengungkap pelaku perampokan yang berakhir fatal tersebut.

“Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, semoga pelaku bisa segera ditangkap,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, Kamis, 5 Maret 2026.

Budi menerangkan, proses penyelidikan kasus ini ditangani oleh Polres Metro Bekasi Kota dengan bantuan tim dari Subdirektorat Jatanras dan Subdirektorat Resmob Polda Metro Jaya.

“Sedang melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut,” kata dia.

Menurutnya, fokus utama penyidik sekarang adalah memburu pelaku sekaligus mendalami motif dari perampokan itu. Polisi juga menanggapi berbagai spekulasi yang beredar di masyarakat mengenai latar belakang korban yang dikenal aktif memperjuangkan hak-hak pekerja saat masih bekerja di perusahaan pelabuhan tersebut.

“Soal motif, hingga kini masih dalam pendalaman. Fokus utama tim saat ini adalah mengumpulkan fakta, mengungkap pelaku, dan melakukan penangkapan,” ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, keluarga Ermanto Usman, korban pembunuhan tragis di Bekasi, secara resmi telah mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Permohonan itu disampaikan langsung dengan didampingi oleh Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka serta perwakilan dari Serikat Pekerja PT Jakarta International Container Terminal (JICT).

MEMBACA  Kepolisian Kota Makassar Menghancurkan 30,2 kg meth senilai Rp6 miliar

Ketua LPSK, Brigjen Pol (Purn) Achmadi menyatakan pihaknya sudah menerima permohonan tersebut. Selain itu, mereka juga telah mengambil langkah awal dengan berkoordinasi bersama aparat penegak hukum yang menangani perkara ini.

“Terkait dengan kasus perkara yang terjadi di Bekasi beberapa hari lalu, intinya untuk perkara ini LPSK sudah melakukan langkah-langkah awal koordinasi dengan satuan yang menangani, pimpinan satuan yang menangani,” kata Achmadi di kantor LPSK, Kamis 5 Maret 2026.

Halaman Selanjutnya

Untuk diketahui, suasana tenang dini hari jelang sahur di kawasan Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, tiba-tiba berubah menjadi duka. Seorang pria lanjut usia berinisial EU (65) ditemukan sudah tidak bernyawa di rumahnya sendiri. Istrinya, P (60), selamat tapi mengalami luka-luka.

Tinggalkan komentar