Pertikaian Timur Tengah Ancam Partisipasi Irak di Babak Kualifikasi Piala Dunia

Iraq dijadwalkan bertanding di final play-off pada 31 Maret di Meksiko, namun partisipasi tim tersebut masih belum pasti.

Dengarkan artikel ini | 3 menit

Diterbitkan Pada 5 Mar 20265 Mar 2026

Bagikan di media sosial

Partisipasi Irak dalam play-off antarkonfederasi di Meksiko yang akan menentukan dua tempat di Piala Dunia tahun ini diragukan karena kekacauan perjalanan yang dipicu oleh konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Tim nasional Irak dijadwalkan menghadapi pemenang pertandingan antara Bolivia dan Suriname di Monterrey pada 31 Maret untuk memperebutkan satu tempat di Piala Dunia, namun kekhawatiran muncul karena kemungkinan tidak dapat membawa seluruh personel ke Meksiko.

Rekomendasi Cerita

Ruang udara Irak telah ditutup sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran akhir pekan lalu. Tehran membalas dengan meluncurkan gelombang misil dan drone ke arah Israel serta beberapa pangkalan militer di Timur Tengah tempat pasukan AS beroperasi.

“FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia sepenuhnya menyadari setiap perkembangan terkait situasi tim kami,” demikian pernyataan tim nasional Irak pada Rabu.

“Karena penutupan ruang udara, pelatih kepala kami, Graham Arnold, tidak dapat berangkat dari Uni Emirat Arab. Selain itu, beberapa kedutaan besar masih tutup pada saat ini, menghalangi sejumlah pemain, staf teknis, dan medis untuk memperoleh visa masuk ke Meksiko.

“Kami meyakinkan pendukung setia bahwa kami tetap berkomunikasi intens dengan FIFA dan AFC, yang terus memantau perkembangan situasi.”

Irak hanya satu kali tampil di Piala Dunia, yakni pada 1986, saat mereka gagal melaju dari babak grup. Kini mereka diunggulkan untuk memenangkan play-off dan menjadi tim kesembilan dari Asia yang lolos ke putaran final.

MEMBACA  Pameran kembang sepatu besar menampilkan sumbangan dari seluruh dunia

Singa Mesopotamia saat ini berada di peringkat ke-58 dalam klasemen tim FIFA dan ketujuh di Asia.

Mereka telah satu kali menjuarai Piala Asia AFC dan tujuh kali merebut gelar Piala Arab.

Kaledonia Baru, Jamaika, dan Republik Demokratik Kongo akan berangkat ke Guadalajara akhir bulan ini untuk bertanding dalam play-off tiga pihak lainnya guna memperebutkan tiket ke putaran final Piala Dunia.

Sementara itu, Iran, yang merupakan tim pertama yang lolos ke Piala Dunia, berada dalam posisi rentan dengan partisipasinya terancam seiring Tehran yang masih berada di bawah serangan dari Washington.

Piala Dunia akan menjadi tuan rumah bersama Kanada, Meksiko, dan AS, di mana Iran dijadwalkan memainkan seluruh pertandingan grupnya. Namun, jika konflik tidak mereda, logistik turnamen dan peran Iran di dalamnya dipertanyakan.

Piala Dunia akan dimulai pada 11 Juni di Meksiko, sementara Kanada dan AS akan menyelenggarakan pertandingan pertama mereka keesokan harinya. Final akan digelar pada 19 Juli di East Rutherford, New Jersey, dekat New York.

Iran berada di Grup G turnamen bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru serta dijadwalkan memainkan seluruh pertandingannya di Pantai Barat AS.

Tinggalkan komentar