Kota Bandung (ANTARA) – Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau penerapan pembelajaran berbasis internet of things (IoT) saat mengunjungi SMP Santo Yusup di Kota Bandung, Jawa Barat, pada hari Rabu.
Gibran tiba di sekolahan dengan mengenakan kemeja biru muda dan disambut oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan serta Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Dalam kesempatan itu, wapres langsung mengamati pembelajaran IoT yang diberikan kepada siswa kelas tujuh hingga sembilan. Dia berkeliling ke beberapa ruang kelas untuk berbincang dengan para murid, mendiskusikan pemanfaatan inovasi teknologi dalam belajar.
Gibran juga menyaksikan bagaimana sekolah mengelola program ekstrakurikuler esport. Setelah sekitar 30 menit di lokasi, dia bertolak ke Kabupaten Bandung untuk rencananya meninjau beberapa sekolah dan pesantren.
Wali Kota Farhan menyetujui pendekatan belajar di sekolah itu, menekankan pentingnya memperluas jangkauan perkembangan sains dan teknologi ke siswa SMP.
“Jika murid-murid sudah mampu menciptakan banyak inovasi sekarang, karya mereka bisa berguna di masa depan. Pendekatan ini dapat diterapkan pada konsep untuk mendukung inisiatif smart city di Bandung,” ucapnya.
Sementara itu, Didit Wahyu Triono, guru teknik informatika di SMP Santo Yusup, menyebutkan bahwa pembelajaran IoT telah berjalan selama dua tahun terakhir.
Dia menjelaskan model pembelajarannya dimulai dengan mata pelajaran yang memperkenalkan logika dasar pemrograman kepada siswa kelas tujuh lewat pengembangan game sederhana. Siswa kelas delapan kemudian dibimbing untuk merancang game dengan kompleksitas lebih tinggi.
“Saat di kelas sembilan, siswa dikelompokkan untuk membuat inovasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Triono. Dia mencatat murid-muridnya telah menghasilkan tong sampah sensor, lampu perintah suara, dan purwarupa palang pintu kereta otomatis.
Berita terkait: Prabowo soroti digitalisasi sekolah di WEF 2026
Berita terkait: Revitalisasi dan digitalisasi sekolah masih prioritas di 2026: menteri
Penerjemah: Rubby J, Tegar Nurfitra
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026