Chivu Jelaskan Alasan Rotasi Besar dan Formasi Baru Inter Milan Kontra Como

Rabu, 4 Maret 2026 – 11:12 WIB

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan penjelasan tentang beberapa pertukaran taktik yang diterapkan timnya saat melawan Como 1907 di leg pertama semifinal Coppa Italia 2025/26 yang berakhir 0-0. Menurut Chivu, keputusan ini muncul dari kebutuhan tim untuk menyesuaikan diri dengan kondisi skuat dan situasi pertandingan yang tidak biasa.

Dalam konferensi pers setelah laga, Chivu mengakui bahwa formasi dan pendekatan yang dipilih adalah sesuatu yang belum pernah Inter coba sebelumnya. Karena ketersediaan pemain yang terbatas — beberapa pemain kunci seperti Lautaro Martinez dan Ange-Yoan Bonny absen, sementara Marcus Thuram belum bugar sepenuhnya — Chivu memutuskan untuk menurunkan dua gelandang kreatif di belakang striker.

Pendekatan ini bertujuan memberikan lebih banyak kreativitas di lini tengah sekaligus mengatasi tekanan Como yang suka menguasai bola dan menarik lawan keluar posisi.

“Kami juga mengubah cara bertahan, khususnya di area kami sendiri — kami mencoba menyerang mereka satu lawan satu, meski agak lambat dalam menutup bek kiri mereka. Mereka sangat bagus dalam menjaga penguasaan bola dan membuka ruang,” jelas Chivu seperti dilansir Football Italia.

Chivu juga mengungkapkan bahwa, meski timnya mencoba mendominasi dengan kreativitas lini tengah, perubahan itu tidak mudah dilakukan dalam waktu singkat. Mereka hanya punya 72 jam untuk mempersiapkan laga ini setelah pertandingan sebelumnya, jadi pemain dituntut cepat paham instruksi pelatih.

Rotasi pemain juga menjadi bagian strategi Chivu. Karena hanya ada dua striker yang tersedia untuk pertandingan melawan Como, pelatih asal Rumania itu memilih membagi waktu bermain di antara keduanya, sambil tetap menjaga keseimbangan tim. Ia menilai para pemain sudah memahami situasi dan merespon instruksi dengan bagus, walaupun gaya permainan yang ditunjukkan bukan “gaya Inter” yang biasa dilihat fans.

MEMBACA  Persis Solo Bosses Frustrated as Liga 1 Takes Month-long Break, Losing Billions of Rupiah

Chivu juga mempertimbangkan pertandingan besar berikutnya, yaitu Derby della Madonnina melawan AC Milan di Serie A, dan mengatakan bahwa keputusan taktik untuk laga itu akan bergantung pada siapa saja yang tersedia untuk dimainkan.

Strategi Chivu menarik perhatian karena menandai fleksibilitas pendekatan Inter di bawah pelatih baru ini, setelah sebelumnya tim cenderung memakai skema taktis tertentu secara konsisten selama beberapa musim terakhir.

Halaman Selanjutnya
Hasil imbang 0-0 ini membuat laga kedua di Giuseppe Meazza nanti menjadi penentu dalam perebutan tiket final Coppa Italia.

https://edrev.asu.edu/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=JrWhLIa

Tinggalkan komentar