Indonesia Perketat Pengawasan Pekerja Migran di Timur Tengah

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia meningkatkan pemantauan dan langkah mitigasi untuk pekerja migran di Timur Tengah menyusul ketegangan yang memanas pasca serangan AS-Israel ke Iran, kata seorang menteri kabinet pada Selasa.

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyatakan pemerintah mengaktifkan protokol manajemen krisis sejak awal eskalasi dan melakukan pemantauan harian bersama Kementerian Luar Negeri serta perwakilan Indonesia di kawasan tersebut.

“Negara tidak menunggu situasi memburuk,” kata Mukhtarudin dalam pernyataan pers yang diterima hari Selasa.

Kementerian P2MI telah membentuk Tim Pemantau Krisis Geopolitik untuk memperbarui data pekerja migran Indonesia di negara-negara terdampak, termasuk Qatar, dan melacak potensi risiko keamanan.

Zona berisiko tinggi terus dipetakan untuk mendukung langkah mitigasi cepat bagi pekerja di dekat area rawan, ujarnya.

Pekerja migran Indonesia didesak untuk menjauhi zona konflik dan daerah berbahaya serta relokasi ke tempat yang lebih aman jika diperlukan.

Kementerian juga memperkuat saluran pengaduan untuk mengantisipasi laporan ancaman keamanan, keterlambatan gaji, pemutusan kerja, dan permintaan repatriasi.

Koordinasi intensif dilakukan dengan Kemenlu dan perwakilan Indonesia di Tehran, Riyadh, Doha, dan Abu Dhabi untuk menyinkronkan data dan menyiapkan rencana kontijensi.

Simulasi evakuasi dan opsi penundaan sementara penempatan pekerja ke area berisiko tinggi juga telah disiapkan, kata Mukhtarudin.

“Kami menyiapkan berbagai skenario berdasarkan informasi faktual dan prinsip kehati-hatian,” tambahnya.

Kementerian memperketat pengawasan terhadap penempatan non-prosedural melalui patroli siber dan meningkatkan literasi digital untuk mencegah penyebaran informasi tidak terverifikasi.

Kementerian mendorong pekerja migran Indonesia di Timur Tengah untuk tetap tenang, mengikuti instruksi resmi dari perwakilan Indonesia, dan segera melaporkan keadaan darurat melalui saluran resmi.

Berita terkait: Pulangnya jamaah Umrah Indonesia capai 6.047 di tengah ketegangan Timur Tengah

MEMBACA  Dewan Perancis Usulkan Larangan TikTok bagi Pengguna di Bawah 15 Tahun

Berita terkait: Indonesia imbau warga di Iran tetap waspada di tengah serangan AS-Israel

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan, Martha Herlinawati Simanj
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar