Wakil Ketua Komisi VII DPR Evita Nursanty. Foto: dpr.go.id
JAKARTA – Situasi geopolitik antara Israel dan Iran yang mempengaruhi penutupan beberapa ruang udara internasional telah menyebabkan banyak pembatalan dan pengalihan rute penerbangan di berbagai kawasan. Hal ini bikin penumpukan penumpang di beberapa bandara dan ketidakpastian perjalanan global, termasuk kemungkinan dampaknya buat konektivitas Indonesia.
Wakil Ketua Komisi VII DPR Evita Nursanty mengatakan, dalam situasi begini, pendekatan yang harus diutamakan adalah keselamatan, koordinasi yang kuat, perlindungan penumpang, dan komunikasi publik yang transparan serta menenangkan.
"Keselamatan penerbangan adalah prioritas nomor satu. Semua keputusan untuk mengalihkan rute, menunda, atau membatalkan penerbangan harus sepenuh nya berdasarkan penilaian resiko dan standar keselamatan internasional. Tidak boleh ada kompromi soal safety," ujarnya, Selasa (3/3/2026).
Baca juga: Trump Pertimbangkan Kerahkan Pasukan Darat AS ke Iran, Bakal Jadi Perang Habis-habisan