KIRIN HYOKETSU Perluas Pasar RTD di AS dengan Produksi Lokal

Rasa Stroberi dan Nanas Meluncur di Florida dan Hawaii

Tokyo–(ANTARA/Business Wire)–New Belgium Brewing, perusahaan Grup Kirin yang memimpin bisnis minuman beralkohol di AS, akan meluncurkan dua rasa original – KIRIN HYOKETSU STRAWBERRY dan KIRIN HYOKETSU PINEAPPLE – dibawah merek KIRIN HYOKETSU (HYOKETSU), yang diproduksi dan dijual oleh Kirin Brewery Company, Limited (Kirin Brewery). Koktail siap minum ini akan tersedia di Hawaii, Tampa, FL, dan Paviliun Jepang di taman hiburan EPCOT, yang dioperasikan oleh Mitsukoshi (U.S.A.), pada tanggal 2 Maret.

Diciptakan dengan mempertimbangkan konsumen Amerika, rasa baru ini menghadirkan cita rasa segar khas HYOKETSU yang didominasi buah ke dua pasar utama AS. Diproduksi dan dijual secara lokal di AS, minuman ini menawarkan rasa buah segar dalam kemasan yang praktis dan mudah dinikmati.

AS adalah pasar minuman siap minum (RTD) terbesar di dunia, mengisi sekitar separuh dari pasar global1. Rasa yang didominasi buah dan kepraktisan terus menjadikan RTD sebagai salah satu segmen dengan pertumbuhan tercepat dalam kategorinya.

Sejak diluncurkan pada 2001, HYOKETSU telah menjadi salah satu merek RTD terkemuka di Jepang, dikenal dengan profil rasa segar dan didominasi buah. Di Jepang, merek ini telah terjual total kumulatif sekitar 15 miliar unit2, mencerminkan permintaan konsumen jangka panjang dan kekuatan merek.

2: Setara basis 350ml, per 31 Desember 2025.

Melalui manufaktur dan penjualan lokal di AS, Kirin Brewery berupaya menghadirkan rasa buah segar dalam format yang praktis sambil membangun HYOKETSU sebagai merek global yang dapat dikembangkan.

Detail Produk

Produk
Rasa Stroberi dan Nanas, dua rasa yang populer di kalangan konsumen AS, dipilih untuk peluncuran ini. Dirancang untuk selera Amerika, RTD ini menghadirkan profil khas HYOKETSU yang didominasi buah, dengan rasa buah segar dan finish yang ringan serta mudah diminum.

Desain Kemasan
Kemasan menampilkan palet warna biru dan perak khas HYOKETSU, menandakan kesegaran dan karakter buah. Nama merek "KIRIN" dan HYOKETSU ditampilkan dengan jelas, sementara deskripsi "CHU-HI" mengacu pada akar Jepang produk ini.

Tentang Kirin Holdings
Kirin Holdings Company, Limited adalah perusahaan global yang beroperasi di tiga domain bisnis inti: Minuman Beralkohol, Minuman Non-Alkohol & Ilmu Kesehatan, dan Farmasi. Perusahaan ini melacak akarnya ke Japan Brewery, yang didirikan pada 1885, yang kemudian menjadi Kirin Brewery pada 1907. Sejak itu, Kirin telah memperluas operasi bisnisnya dengan memanfaatkan fermentasi dan bioteknologi sebagai kekuatan inti. Perusahaan memasuki bidang farmasi pada 1980-an, yang sejak itu tumbuh menjadi bisnis global. Pada 2007, perusahaan beralih ke struktur perusahaan induk murni sebagai Kirin Holdings, dan kini sedang memperkuat domain Minuman Non-Alkohol & Ilmu Kesehatannya.

Di bawah visi jangka panjang "Innovate2035!", Grup Kirin berfokus pada menciptakan nilai yang mendorong perubahan perilaku di antara konsumen dan pasien, menciptakan kebiasaan gaya hidup baru di bidang makanan dan kesehatan. Dengan portofolio bisnis unik yang mencakup Minuman Beralkohol, Minuman Non-Alkohol & Ilmu Kesehatan, dan Farmasi, Grup akan lebih memperluas inisiatif grup-wide yang mendukung kesejahteraan mental maupun fisik.

Grup Kirin akan terus memajukan inovasi melalui kekuatan gabungan orang dan teknologinya, menciptakan nilai sosial dan ekonomi sebagai pemimpin global dalam CSV, sekaligus mengejar pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang dalam nilai perusahaan.

*Menciptakan Nilai Bersama: nilai tambah gabungan bagi konsumen maupun masyarakat pada umumnya.

Kontak

Kontak Pers
Corporate Communication Department
Kirin Holdings Company, Limited
Nakano Central Park South, 4-10-2 Nakano, Nakano-ku, Tokyo
+81-3-6837-7028
Media Inquiries | KIRIN – Kirin Holdings Company, Limited
www.kirinholdings.com/en/
[email protected]

Sumber: Kirin Holdings Company, Limited

Reporter: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

MEMBACA  Trump Klaim 'Kita Belum Sampai ke Tujuan' tapi Puji Kemajuan Setelah Pertemuan dengan Putin Berakhir Tanpa Kesepakatan untuk Hentikan Perang Ukraina

Tinggalkan komentar