Putri Saya Mencampurkan Keuangan dengan Mantan Pacar dan Kreditnya Rusak. Bagaimana Saya Bantu Dia Pulih?

Orang tua yang paling hati-hati dengan uang pun, yang sudah bertahun-tahun mengajar anaknya cara mengatur anggaran, menabung, dan hindari utang, harus terima kenyataan bahwa anak dewasa akan ambil keputusan sendiri — dan buat kesalahan sendiri.

Hal ini jadi lebih rumit saat pelajaran itu menyangkut cinta dan uang.

Bayangkan Jane, ibu berumur 58 tahun, yang lihat anak perempuannya Krysta yang 27 tahun, mengalami masalah keuangan setelah putus cinta. Jane selalu anggap Krysta itu bertanggung jawab. Dia lulus kuliah, dapat kerjaan yang stabil, dan selalu bayar tagihan tepat waktu.

Lalu Krysta ketemu Tyler. Jane pikir dia agak kekanak-kanakan, tapi tidak berbahaya. Baru kemudian Jane tahu Tyler sangat buruk dalam urusan uang, dan Krysta mempermudah kelakuannya. Dia tambahkan Tyler sebagai pengguna resmi di kartu kreditnya karena bunganya lebih rendah dari kartu Tyler. Dia juga menandatangani pinjaman mobil untuk Tyler yang tidak bisa dia dapatkan sendiri. Mereka sewa apartemen mewah yang bisa mereka dapatkan terutama karena nilai kredit dan pendapatan Krysta yang lebih baik.

Ketika hubungannya berakhir, kemauan Tyler untuk bayar pun hilang. Cicilan mobil jadi tertunggak. Utang kartu kredit yang dia buat tidak dibayar. Mereka putus kontrak sewa, tapi Tyler kabur dan tidak bayar bagiannya untuk bulan terakhir. Dan karena banyak urusan keuangan memakai nama berdua, kerusakannya ikut ke Krysta. Nilai kreditnya jatuh. Jane ingin bantu, tapi apa yang bisa dia lakukan dalam situasi seperti ini?

Menggabungkan keuangan bukan cuma tentang bagi sewa atau berbagi akun streaming — itu bisa berarti berbagi tanggung jawab hukum. Dalam kasus Krysta, dia yang lebih banyak rugi.

MEMBACA  Satuan Tugas Makanan Polisi mengawasi ketersediaan dan distribusi beras.

Ketika seseorang izinkan pasangannya pakai kartu kreditnya, tandatangani pinjaman, atau memenuhi syarat sewa karena nilai kreditnya lebih baik, dia sedang mempertaruhkan reputasi keuangannya sendiri. Pemberi pinjaman tidak peduli siapa yang pakai kartu atau nyetir mobil. Mereka peduli nama siapa yang ada di kontrak.

Itu menunjukkan kebenaran yang sulit: orang dewasa bertanggung jawab atas kredit mereka sendiri. Meskipun Krysta merasa tertekan atau ingin “membantu” Tyler, dia setuju dengan kehendaknya sendiri untuk tanda tangani dokumen-dokumen itu.

Untuk orang tua seperti Jane, nalurinya mungkin ingin langsung turun tangan dan perbaiki semuanya. Tapi coba pikirkan betapa rapuhnya perasaan Krysta. Selain sedih karena patah hati, Krysta mungkin juga merasa malu.

Daripada kasih saran yang tidak diminta, Jane bisa bilang: “Kalau aku jadi kamu, aku ingin lihat semua akun dan buat rencana.” Mengatakannya sebagai sudut pandang, bukan kritik, bisa buat percakapan tetap terbuka.

Ini beberapa langkah yang bisa Krysta ambil untuk kembali ke jalur yang benar.

Tutup semua akun bersama, hentikan pengguna tambahan: Jika Krysta punya akun bersama dengan Tyler, dia harus tutup akun-akun itu. Ini bisa jadi sulit kalau masih ada sisa hutang. Semoga kedua pihak bisa capai kesepakatan. Dia juga perlu hapus Tyler sebagai pengguna resmi di kartu kreditnya, dan Consumer Financial Protection Bureau menyarankan orang dalam situasi ini mungkin juga perlu minta kartu baru dengan nomor baru (1).

Negosiasikan tanggung jawab untuk pinjaman bersama: Pinjaman mobil yang ditandatangani bersama mungkin sulit diatur, karena Krysta sama bertanggung jawabnya atas utang itu seperti Tyler. Cicilan mobil yang tertunggak akan terus pengaruhi nilai kreditnya. Sekali lagi, semoga mereka bisa berdamai.

MEMBACA  Setidaknya dua orang tewas saat cuaca buruk melanda Selatan dan Midwest AS | Berita Cuaca

Ganti kata sandi untuk layanan bersama apapun: Baik itu akun Amazon atau akun bank, jika Krysta pernah bagi kredensial loginnya dengan Tyler, ide yang bagus untuk ganti semuanya. Banyak akun ini berisi informasi sensitif yang mungkin tidak ingin dia akses lagi.

Buat dana darurat yang sederhana: Tujuan dari dana darurat adalah untuk cegah kamu jatuh (lebih dalam) ke utang. Bahkan $1,000 di awal bisa bantu jaga kamu dari masalah. Lama-lama, kamu mungkin ingin menabung untuk biaya hidup selama tiga sampai enam bulan.

Buat rencana untuk hadapi utang: Dua metode populer untuk melunasi utang adalah fokus ke utang dengan bunga tertinggi dulu (metode avalanche) atau utang dengan saldo terkecil dulu (metode snowball). Keduanya ada kelebihannya, dan mungkin tergantung mana yang lebih memotivasi Krysta.

Pertimbangkan bantuan profesional: Lembaga konseling kredit nirlaba bisa bantu buat rencana pembayaran yang terstruktur. Dalam kasus yang lebih parah, pailit mungkin jadi pilihan, walaupun harus dipertimbangkan dengan hati-hati dan biasanya sebagai jalan terakhir.

https://edrev.asu.edu/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=HXo

Tinggalkan komentar