Iran Lancarkan Serangan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Arab Saudi Beri Tanggapan

Minggu, 1 Maret 2026 – 00:44 WIB

Jakarta, VIVA – Kerajaan Arab Saudi sangat mengecam dan mengutuk keras apa yang mereka sebut sebagai agresi terang-terangan dari Iran. Saudi juga menyatakan solidaritasnya terhadap kedaulatan beberapa negara di kawasan yang menjadi sasaran.

Melalui pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri yang diunggah di media sosial X pada Sabtu, Arab Saudi menyoroti pelanggaran nyata terhadap kedaulatan Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Qatar, Kuwait, dan Yordania.

“Kerajaan menegaskan solidaritas penuh dan dukungan yang tak tergoyahkan kepada negara-negara saudara tersebut. Kami siap mengerahkan semua kemampuan untuk mendukung setiap langkah yang mungkin mereka ambil,” bunyi pernyataan itu.

Arab Saudi juga memperingatkan konsekuensi serius dari terus berlanjutnya pelanggaran kedaulatan negara dan prinsip hukum internasional. Saudi menyerukan masyarakat internasional untuk mengecam serangan Iran dan mengambil langkah tegas demi menjaga stabilitas kawasan.

“Kerajaan Arab Saudi menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengecam serangan-serangan terang-terangan ini dan mengambil semua langkah tegas yang diperlukan untuk menghadapi pelanggaran-pelanggaran Iran yang membahayakan keamanan dan stabilitas kawasan,” tambah pernyataan tersebut.

Amerika Serikat dan Iran sebelumnya telah menggelar tiga putaran perundingan tidak langsung tentang program nuklir Iran yang dimediasi Oman.

Lalu, pada Sabtu dini hari waktu setempat, Israel dan AS melancarkan serangan terhadap Iran. Ini merupakan serangan kedua yang dilakukan pemerintahan Presiden AS Donald Trump sejak serangan pertama pada Juni 2025.

Iran kemudian membalas dengan melancarkan sejumlah serangan yang menargetkan pangkalan militer AS yang tersebar di beberapa negara di kawasan Timur Tengah. (Ant)

Kediamannya Diroket Israel-AS, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Masih Hidup

Sekitar tujuh roket menghantam Teheran di dekat kediaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan Istana Presiden, menurut laporan kantor berita Fars, Sabtu.

MEMBACA  Bendera Indonesia Dikatakan Terbalik di Final Piala Uber 2024, Ini Tanggapan PBSI

VIVA.co.id
1 Maret 2026

Tinggalkan komentar