Pemerintah Apresiasi Kesepakatan 4.000 Lapangan Kerja di Jerman, Soroti Potensi Ekspor Tenaga Profesional

Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti memuji penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk penempatan sekitar 4.000 pekerja Indonesia di Jerman.

Dalam pernyataan pada Sabtu, dia menyoroti potensi besar Indonesia dalam mengekspor jasa profesional ke pasar global.

“Melalui kemitraan yang kredibel dan berkelanjutan, kita dapat menawarkan lebih banyak kesempatan kerja bagi pekerja Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing kita di sektor jasa,” ungkap Esti.

Pada Selasa (24 Februari), dia menyaksikan penandatanganan daring MoU untuk penempatan 4.000 pekerja Indonesia di Jerman antara Aurelium Global Talent GmbH dan PT Tenriawaru Elite Internasional di Jakarta.

MoU ini membuka peluang penempatan pekerja Indonesia di beberapa sektor strategis di Jerman, khususnya perhotelan, ritel modern, dan kesehatan. Ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ekspor jasa profesional Indonesia di pasar global.

Penandatanganan kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari misi dagang jasa profesional Indonesia ke Berlin, Jerman, yang sebelumnya dilakukan Kementerian Perdagangan bersama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Misi dagang tersebut memberikan kesempatan untuk memperkuat kerjasama Indonesia dengan Jerman dan negara Eropa lainnya dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai sektor strategis.

Wamen Esti menyatakan bahwa sektor jasa profesional merupakan penggerak penting diversifikasi ekspor nasional.

Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong diplomasi dagang dan promosi ekspor jasa untuk memperluas akses pasar bagi usaha jasa Indonesia di dunia.

Data menunjukkan tren positif kontribusi sektor jasa Indonesia di luar negeri.

Pada tahun 2025, Indonesia menargetkan dapat menempatkan 296.948 pekerja migran Indonesia di berbagai negara.

Di Jerman saja, telah ditempatkan 204 pekerja migran Indonesia, termasuk 164 tenaga kesehatan yang mayoritas perawat terdaftar.

MEMBACA  Kelompok jurnalis Jerman mengusir biografer Putin karena pembayaran dari Rusia

Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pemangku kepentingan yang mendukung misi dagang jasa profesional di Berlin, yang telah membuka jalan kolaborasi antara penyedia jasa Indonesia dengan mitra global.

“Kami harap kolaborasi ini dapat konsisten, memberikan manfaat nyata bagi semua pihak, sekaligus memperkuat hubungan dagang jasa antara Indonesia dan Jerman,” pungkasnya.

Berita terkait: Terus kirim pekerja ke Jepang dan Jerman: SE Sulawesi

Berita terkait: Indonesia dan Jerman bermitra tingkatkan migrasi pekerja terampil

Penerjemah: Kelik Dewanto, Resinta Sulistiyandari
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar