Korban Tewas Banjir Brasil Mencapai 64 Jiwa, Operasi Pencarian Berlanjut

Badan pemerintah perkirakan cuaca ekstrem masih akan berlanjut usai hujan picu banjir dan tanah longsor di negara bagian Minas Gerais.

Dengarkan artikel ini | 3 menit

info

Dipublikasikan Pada 27 Feb 202627 Feb 2026

Klik di sini untuk membagikan di media sosial

share2

plus2googleTambahkan Al Jazeera di Googleinfo

Korban jiwa akibat tanah longsor dan banjir di Brasil timur telah meningkat menjadi 64 orang, sementara otoritas terus melanjutkan pencarian terhadap korban selamat.

Pembaruan pada Jumat itu datang beberapa hari setelah periode hujan lebat berkepanjangan di negara bagian Minas Gerais, dengan kota Juiz de Fora dan Uba yang terdampak paling parah.

Artikel Rekomendasi

daftar 3 itemakhir daftar

Pemadam kebakaran negara bagian menyatakan lima orang lagi masih dinyatakan hilang. Lebih dari 5.500 orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka.

Sementara itu, institut meteorologi Brasil, Inmet, telah memperingatkan “bahaya besar” cuaca buruk lanjutan di sebagian wilayah Minas Gerais, serta di negara bagian tetangga Rio de Janeiro dan Sao Paulo di sepanjang pesisir Atlantik Brasil.

Lembaga itu juga menyoroti risiko tambahan berupa tanah longsor, luapan sungai, dan banjir besar.

Pada Sabtu, Presiden Luiz Inacio Lula da Silva dijadwalkan mengunjungi Minas Gerais untuk bertemu dengan para pemimpin lokal, menurut pernyataan dari istana kepresidenan.

Warga mengangkut barang-barang mereka di lokasi tempat rumah-rumah runtuh akibat hujan deras dan banjir di lingkungan Parque Burnier, Juiz de Fora, negara bagian Minas Gerais, Brasil [Silvia Izquierdo/AP Photo]

Pernyataan tersebut menyebutkan Lula “akan melakukan penerbangan atas area-area yang terdampak hujan lebat” dan bertemu dengan walikota Juiz de Fora, Uba, dan Matias Barbosa.

Pemerintah federal telah mengesahkan pencairan dana sekitar 3,4 juta real (US$660.000) untuk upaya rekonstruksi dan bantuan kemanusiaan.

MEMBACA  Pertontonan Debat Presiden Mencapai 394 Juta Penonton: KPU

Pertemuan Lula dengan para walikota akan berlangsung di balai kota Juiz de Fora, di mana sekitar seperempat populasinya—kira-kira 540.000 jiwa—tinggal di lokasi yang teridentifikasi berisiko terhadap bencana alam terkait tanah dan air, merujuk pada laporan tahun 2023 dari badan pemerintah Brasil Cemaden.

Rekaman video yang diambil Kamis malam memperlihatkan air berwarna coklat mengalir melalui kawasan wisata Paraty, yang terletak di Brasil tenggara. Otoritas meminta warga menjauhi area banjir dan lereng bukit serta menghindari berlindung di bawah pohon karena risiko sambaran petir.

Rumah-rumah yang runtuh terlihat setelah hujan deras dan banjir parah di lingkungan Parque Burnier, Juiz de Fora, negara bagian Minas Gerais [Silvia Izquierdo/The Associated Press]

Para ilmuwan menyatakan cuaca ekstrem terjadi semakin sering akibat perubahan iklim yang disebabkan manusia.

Pada Jumat, Greenpeace Brasil membagikan unggahan di Instagram yang menyerukan aksi untuk mempersiapkan kota-kota lebih baik dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem.

“Menghindari tragedi seperti yang saat ini terjadi di kota-kota di Minas Gerais dan negara bagian lain harus menjadi prioritas,” kata organisasi nirlaba tersebut. “Bencana juga merupakan hasil dari pilihan-pilihan politik.”

Kematian di Minas Gerais ini terjadi hampir dua tahun setelah banjir di negara bagian Rio Grande do Sul, Brasil selatan, yang meluluhlantakkan kawasan itu dan menewaskan sedikitnya 185 orang.

Tinggalkan komentar