Ultrahuman Tantang Oura dengan Baterai 15 Hari pada Cincin Baru — Namun Tidak Semua Bisa Membelinya

Ultrahuman/ZDNET

Ikuti ZDNET: Tambahkan kami sebagai sumber pilihan di Google.

Intisari ZDNET
Ultrahuman meluncurkan Ultrahuman Ring Pro.
Cincin pintar ini menawarkan daya tahan baterai hingga 15 hari.
Karena sengketa paten, produk ini belum tersedia untuk dibeli di AS.

Ultrahuman meluncurkan cincin pintar generasi terbarunya yang bisa bertahan di jari Anda selama lebih dari dua minggu tanpa perlu diisi ulang. Produsen cincin pintar ini memperkenalkan Ultrahuman Ring Pro pada hari Jumat, dengan peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya, Ultrahuman Ring Air yang diluncurkan pada 2023.

Peningkatan tersebut termasuk Pro Charging Case baru yang mendukung pengisian nirkabel Qi, mampu menyimpan data cincin hingga satu tahun serta memberikan cadangan daya baterai hingga 45 hari. Dilengkapi juga dengan fitur Find My untuk melacak cincin yang hilang, serta umpan balik visual melalui indikator LED dan getaran haptik.

Pada cincinnya sendiri, Ultrahuman meningkatkan kapasitas penyimpanan datanya hingga 250 hari. Memori dan pemrosesan data juga ditingkatkan, disertai dengan desain ulang sensor detak jantung untuk kualitas sinyal yang lebih baik. Artinya, pengukuran data selama tidur dan pemulihan akan lebih konsisten dengan sedikit gangguan.

Mode Turbo menawarkan daya tahan baterai hingga 12 hari tanpa henti, sementara Mode Chill dapat mendekati 15 hari penggunaan terus-menerus.

Belakangan, cincin pintar mendapat sorotan negatif karena kerap tersangkut di jari dan harus dilepas dengan bantuan medis. Tahun lalu, seorang pengguna Galaxy Ring viral setelah memerlukan tindakan medis karena baterai cacat yang mengembang di tangannya. Insiden pengembangan baterai ini memang tidak umum, namun Ring Pro menawarkan solusi untuk masalah tersebut — jika sekiranya terjadi. Teknologi ProRelease baru pada Ring Pro memudahkan proses pemotongan cincin jika tersangkut, yang sebelumnya berisiko karena baterai litiumnya bisa meledak jika terpotong sembarangan.

MEMBACA  Alasan Tenggelamnya Kapal Endurance Terungkap dalam Studi Terbaru

Selaras dengan peluncuran Ring Pro, Ultrahuman juga memperkenalkan asisten kesehatan berbasis chatbot bernama Jade. AI ini akan menganalisis data pengguna, memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti, serta rekomendasi personal yang didorong oleh data.

Ring Pro tersedia dalam warna Bionic Gold, Space Silver, Aster Black, dan Raw Titanium untuk ukuran 5 hingga 14. Cincin ini dijual seharga $479 dan akan mulai dikirim bulan depan. Ultrahuman menawarkan program tukar-tambah yang memberikan diskon hingga $115 bagi pelanggan yang menukar cincin pintar Ultrahuman lama atau merek lain.

Karena Ultrahuman kalah dalam sengketa paten dengan Oura, saat ini mereka belum dapat menjual Ring Pro di Amerika Serikat. Namun, situasi ini mungkin segera berubah.

"Ring PRO tidak tersedia di Amerika Serikat saat peluncuran. Ini adalah pasar yang menarik bagi kami dengan komunitas pelanggan yang besar dalam ekosistem Ultrahuman melalui Blood Vision, Home, dan M1. Kami sedang mengupayakan langkah-langkah yang diperlukan untuk menghadirkan Ring PRO kepada pelanggan AS dan berharap dapat segera membagikan kabar baik," tulis juru bicara Ultrahuman dalam surel kepada ZDNET.

https://incubadora.periodicos.ufsc.br/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=ERT5c

Tinggalkan komentar