Prabowo dan MBZ UAE Pererat Hubungan Strategis di Abu Dhabi

Jakarta (ANTARA) – Presiden Indonesia Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Istana Qasr Al Bahr pada Kamis, memperkuat hubungan strategis dan ekonomi antar kedua negara yang berkembang pesat.

Pertemuan bilateral ini, bagian dari kunjungan resmi Prabowo, menyoroti hubungan Indonesia-UEA yang telah tumbuh stabil dalam tahun-tahun belakangan.

MBZ secara pribadi menyambut Prabowo, menciptakan suasana hangat dan kolegial untuk pembahasan mengenai diplomasi, investasi, dan kerjasama ekonomi jangka panjang.

Diadakan di taman istana dengan delegasi duduk dalam formasi melingkar, pembicaraan menekankan rasa saling menghargai dan dialog terbuka. Matahari terbenam Abu Dhabi dan pohon palem menciptakan atmosfer intim dan seremonial untuk pertukaran tingkat tinggi ini.

Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Duta Besar Indonesia untuk UEA Judha Nugraha, dan Direktur Utama PT Pindad Sigit P Santosa.

Tim MBZ mencakup Wakil Ketua Pengadilan Presiden Hamdan bin Mohamed Al Nahyan, Penasihat Pengadilan Presiden Mohamed bin Hamad Al Nahyan, Penasihat Urusan Strategis Ahmed Al Mazrouei, Menteri Energi dan Infrastruktur Suhail Al Mazrouei, serta Duta Besar UEA untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri.

Para pemimpin berbagi iftar Ramadan, dengan Prabowo memimpin shalat Maghrib, meningkatkan semangat persaudaraan. Pembicaraan yang diperluas fokus pada penguatan kerjasama di bidang energi, meningkatkan investasi bilateral, dan memajuan kemitraan ekonomi yang berorientasi masa depan.

Sebuah pembicaraan berdua (tete-a-tete) pribadi mengakhiri kunjungan, mencerminkan keakraban pribadi dan tekad bersama untuk memperdalam hubungan bilateral. Pertemuan ini juga menandai 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-UEA, memperkuat fondasi untuk kolaborasi strategis yang lebih luas dan berdampak.

MEMBACA  Bea Cukai Purwokerto Mendorong Pengembangan Industri Hasil Tembakau di PurbalinggaTranslation in Indonesian: Bea Cukai Purwokerto Mendukung Pengembangan Industri Hasil Tembakau di Purbalingga

Dalam pertemuan bilateral tanggal 26 Februari 2026, MBZ menegaskan kembali komitmen UEA untuk meningkatkan investasi di Indonesia, khususnya dalam pembangunan ekonomi bidang energi, infrastruktur, dan berorientasi masa depan.

Sebelumnya, delapan nota kesepahaman yang meliputi transisi energi, ketahanan pangan, keamanan dan kontraterorisme, kerjasama ekonomi, dan hubungan antaragama telah diumumkan dan diformalkan di Abu Dhabi pada 9 April 2025.

Investasi konkret yang telah disepakati sebelumnya termasuk PT Kristalin Eka Lestari yang memperoleh dana 55 juta dolar AS dari investor Dubai pada Oktober 2025 untuk memperluas operasi penambangan emas di Nabire, Papua.

Secara terpisah, pengembang UEA Eagle Hills menandatangani kesepakatan investasi pariwisata dan infrastruktur senilai 3 miliar dolar AS dengan Indonesia pada Juli 2024.

Berita terkait: Prabowo dari Indonesia bertemu dengan tujuh penguasa emirat di Abu Dhabi

Berita terkait: Indonesia dan UEA umumkan delapan pakta kerjasama di Abu Dhabi

Berita terkait: Prabowo mendarat di Abu Dhabi di bagian akhir tur dunianya

Penerjemah: Fathur Rochman, Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar