Pemerintah Provinsi Maluku bersama Konsulat Jenderal Jepang mendiskusikan peluang kerja sama di berbagai bidang strategis, mulai dari investasi, pendidikan, hingga perikanan, pertanian, serta pengelolaan mineral, minyak, dan gas.
Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menyatakan di Ambon, Rabu, bahwa pemerintahannya berkomitmen untuk menarik investasi dari Jepang dan mendukung proyek-proyek bisnis yang sudah ada, dengan tujuan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.
“Kami berkomitmen untuk memanfaatkan kesempatan ini menciptakan lapangan kerja bagi rakyat Maluku,” ujarnya.
Ia menyebut sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas kerja sama, dengan mendukung kemitraan bilateral yang melibatkan Universitas Pattimura dan perguruan tinggi lain guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di provinsi tersebut.
Pemerintah Maluku, tambahnya, juga bertujuan memperkuat pendidikan vokasi untuk memperluas akes bagi warga agar dapat bekerja di Jepang, yang menurutnya tengah menghadapi peningkatan permintaan tenaga kerja.
Beralih ke ekonomi riil, Vanath menyerukan inisiatif untuk memperkuat sektor pertanian dan perikanan Maluku guna mengambil peluang di pasar ekspor. Ia mengatakan telah menginstruksikan staf pemerintah untuk membantu industri lokal memenuhi standar internasional.
Di sisi lain, Konsul Jenderal Jepang Susumu Takonai mengakui potensi besar Maluku di bidang perikanan tangkap dan budidaya, yang dapat dioptimalkan melalui transfer teknologi, pengembangan SDM, serta penguatan rantai pasok dan standar kualitas.
Ia menyoroti peluang kolaborasi dalam pengelolaan berkelanjutan sumber daya mineral dan energi, serta menyatakan dukungan bagi pengembangan Blok Gas Masela sebagai salah satu proyek strategis nasional Indonesia.
Takonai juga menggarisbawahi sektor pendidikan, dengan mendukung program pertukaran pelajar, beasiswa, dan peningkatan kapasitas vokasi untuk menghasilkan pekerja dengan keterampilan yang dibutuhkan industri.
Selain itu, ia menyatakan kesiapan Jepang untuk memberikan hibah guna pengembangan atau pengadaan sekolah, rumah sakit, ambulans, serta infrastruktur dan fasilitas dasar lainnya guna meningkatkan kualitas hidup di Maluku.
Berita terkait: Indonesia, JICA memperdalam hubungan pendidikan tinggi dan riset
Berita terkait: Indonesia meningkatkan diplomasi pemuda di SSEAYP 2026 di Bangkok
Berita terkait: Indonesia dan Jepang memperluas hubungan pendidikan vokasi
Penerjemah: Dedy Azis, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026