Indonesia dan UNFPA Siapkan Peta Jalan untuk Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pendudukan dan Pengembangan Keluarga Indonesia bekerja sama dengan United Nations Population Fund (UNFPA) untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi melalui pengembangan Rencana Jalan Pengembangan Pendudukan (PJPK).

“Kami akan berkolaborasi dalam isu-isu PJPK untuk memastikan kerja yang lebih baik menuju target, termasuk meningkatkan kesehatan reproduksi, menurunkan angka kematian ibu dan anak, serta mengurangi prevalensi stunting,” ujar Menteri Pendudukan dan Pengembangan Keluarga, Wihaji.

Hal ini disampaikan pada peresmian kantor UNFPA di gedung Kementerian Pendudukan dan Pengembangan Keluarga di Jakarta pada Rabu.

Selain menurunkan kematian ibu dan bayi, kementerian juga akan bekerja sama dengan UNFPA pada isu-isu terkait kesehatan jiwa.

Menteri Wihaji menekankan bahwa menciptakan keseimbangan dalam Tingkat Fertilitas Total (TFR) adalah prioritas untuk mencegah krisis fertilitas di Indonesia.

“Secara global, kita perlu mendiskusikan tren penurunan TFR yang terlihat di hampir setiap negara. Konsep kami adalah pertumbuhan seimbang. Oleh karena itu, kita harus berdiskusi dan bekerja sama untuk menyinergikan program yang mengatasi isu potensial terkait penduduk,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Regional sementara untuk Asia dan Pasifik di UNFPA, Aleksandar Bodiroza, menyatakan bahwa organisasinya terus berkolaborasi dengan kementerian untuk meluncurkan rencana strategis baru.

Dia mencatat bahwa kedua pihak memiliki program yang ambisius untuk lima tahun ke depan, yang menurutnya akan berkontribusi pada visi Indonesia 2045.

Dia lebih lanjut menjelaskan bahwa kolaborasi ini didorong oleh visi untuk mewujudkan Indonesia dengan nol kematian ibu dan nol kekerasan berbasis gender melalui peningkatan keluarga berencana.

Bodiroza menegaskan bahwa melalui rencana strategis bersama dengan kementerian, UNFPA juga berupaya memanfaatkan bonus demografi dan mempersiapkan dividen demografi untuk membentuk sumber daya manusia yang lebih berkualitas bagi Indonesia pada 2045.

MEMBACA  Bantuan AI Microsoft untuk Kalahkan Bos Terberat di Game PC

Berita terkait: UNFPA calls for action on Indonesia’s maternal mortality

Berita terkait: Health Ministry pushes pregnancy planning amid high maternal mortality

Penerjemah: Lintang Budiyanti, Raka Adji
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar