Houston, kami kini memiliki produksi. Apple mengumumkan pada Selasa bahwa mereka akan memproduksi komputer desktop Mac Mini di AS untuk pertama kalinya, mengalihkan sebagian manufaktur dari pabrik-pabriknya di Asia, dan juga akan meningkatkan produksi server AI di fasilitas mereka yang telah ada di Houston.
Raksasa teknologi yang berbasis di California itu juga menyatakan akan membuka Pusat Manufaktur Canggih, sebuah fasilitas seluas 20.000 kaki persegi di kota yang sama, di mana para pelajar, karyawan pemasok, dan pebisnis akan mendapat pelatihan praktis dalam pembuatan produk Apple.
Dalam pernyataannya, Apple menyebutkan bahwa produksi baru Mac Mini dan peningkatan produksi server AI ini akan menciptakan ribuan lapangan kerja.
Mac Mini akan diproduksi di fasilitas seluas 220.000 kaki persegi di Houston Utara. Gedung utama lainnya di lokasi tersebut adalah tempat Apple memproduksi server AI. Pusat Manufaktur Canggih yang baru juga akan dibangun di lokasi itu. Bangunan-bangunan tersebut dimiliki oleh Foxconn, raksasa manufaktur asal Tiongkok yang bermitra dengan Apple sejak tahun 2000 untuk memproduksi iMac.
Apple mulai memproduksi server AI canggih di Houston pada tahun 2025 untuk pertama kalinya.
Menurut laporan Wall Street Journal, Sabih Khan, Chief Operating Officer Apple, mengatakan bahwa produksi Mac Mini di Asia akan tetap berlanjut bahkan setelah pabrik di Houston beroperasi.
Dengan memulai produksi Mac Mini di AS, Apple semakin memajukan komitmennya untuk berinvestasi sebesar $600 miliar di AS dalam kurun empat tahun. Janji yang diumumkan Agustus lalu itu merupakan respons atas tekanan dari administrasi Presiden Donald Trump untuk meningkatkan manufaktur di AS dan menghindari tarif yang diterapkan oleh Trump.
Apple juga menyatakan bahwa mereka akan memperoleh lebih dari 20 miliar chip dari 24 pabrik di AS, dan bahwa pada akhir 2026, setiap iPhone dan Apple Watch baru akan menggunakan kaca pelindung yang dibuat di fasilitas Corning di Harrodsburg, Kentucky.
CEO Tim Cook mengatakan perusahaannya “berkomitmen penuh pada masa depan manufaktur Amerika,” dengan produksi Mac Mini menjadi salah satu langkah menuju komitmen tersebut.
Mac Mini, yang pertama kali diluncurkan pada 2005 — CNET telah meliputnya sejak awal — merupakan komputer desktop Apple termurah ($599 di Apple store). Perangkat ini dikenal sebagai BYODKM, sebuah akronim yang dicetuskan oleh almarhum pendiri Apple Steve Jobs yang berarti “Bawa Display, Keyboard, dan Mouse Anda Sendiri.” Dengan kata lain, Mac Mini — yang hanya sepanjang dan selebar 5 inci — tidak menyertakan periferal tersebut, sehingga harganya lebih terjangkau bagi mereka yang sudah memilikinya.
“Mini dapat muat di genggaman tangan dan berfungsi mulai dari komputer kantor rumah sehari-hari hingga mesin penciptaan konten profesional seutuhnya,” tulis Joshua Goldman dari CNET dalam ulasannya mengenai model terbaru tahun 2024.
Pusat Manufaktur Canggih Apple seluas 20.000 kaki persegi dijadwalkan akan dibuka di Houston pada akhir tahun 2026.
Goldman juga mengatakan bahwa Mac Mini merupakan “pasangan sempurna” untuk Apple Intelligence, sistem AI perusahaan yang terintegrasi dengan iPhone, iPad, dan Mac.
Berdasarkan laporan WSJ, firma riset pasar Consumer Intelligence Research Partners memperkirakan bahwa Mac Mini menyumbang kurang dari 5% dari penjualan Mac global mereka.
Apple juga akan meningkatkan produksi server AI-nya. Perusahaan menyatakan bahwa manufaktur berada di depan jadwal, hanya beberapa bulan setelah memulai produksi pada Oktober. Server-server tersebut digunakan di pusat data Apple di seluruh AS.