Minggu, 22 Februari 2026 – 08:25 WIB
Jakarta, VIVA – Pemerintah mengaku akan segera berkoordinasi dengan pengusaha dan asosiasi terkait setelah ditemukannya harga cabai rawit merah yang mencapai Rp140 ribu per kilogram di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Hal ini dilakukan agar harga bisa kembali stabil dalam waktu dekat.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, sebelumnya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Minggu pada Jumat (20/2). Dalam sidak itu, Rizal beserta jajarannya mengecek stok dan harga komoditas seperti beras, minyak goreng subsidi merek MinyaKita, dan gula pasir.
“Jadi ini akan kami koordinasikan dengan pengusaha-pengusaha cabai dan asosiasinya, agar harganya dapat diturunkan. Semoga bisa kembali standar menjelang Lebaran nanti,” kata Rizal yang dikonfirmasi di Jakarta pada Minggu, 22 Februari 2026.
Dalam peninjaunnya, Rizal juga mengecek harga bahan pangan strategis lain seperti bawang merah, bawang putih, daging ayam, daging sapi, serta cabai merah keriting dan cabai rawit merah.
“Memang ada beberapa hal yang menjadi koreksi kami, yang pertama adalah cabai. Mohon maaf, cabai ini agak naik karena musim penghujan. Biasanya cabai merah keriting hanya Rp50.000 per kilo, sekarang naik jadi Rp60.000 per kg,” ujarnya.
Rizal menilai kenaikan harga cabai masih wajar, karena hujan terus menerus sepekan terakhir sehingga pasokan terganggu. Distributor kesulitan menyiapkan barang, menyebabkan harga komoditas itu naik sekitar Rp10.000.
“Sedangkan untuk cabai rawit merah, juga mengalami kenaikan sekitar Rp20.000,” tuturnya.
Menghadapi kondisi ini, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan para pengusaha dan asosiasi cabai agar harga dapat ditekan kembali ke level normal sebelum Lebaran.
Harga cabai rawit merah di Pasar Minggu telah menembus Rp140.000 per kilogram dalam dua hari terakhir. Angka ini naik dari kisaran normalnya yang sekitar Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram sebelum Ramadhan.
Sarjono, salah satu pedagang, mengatakan lonjakan harga terjadi sejak awal puasa. Cabai rawit merah kualitas petikan bersih tanpa gagang dijual Rp140.000, padahal sebelumnya harga tertinggi hanya sekitar Rp90.000.
Ia menjelaskan kenaikan ini dipicu faktor cuaca. Musim hujan membuat petani enggan memanen karena risiko kerusakan, sehingga pasokan berkurang sementara permintaan pasar tetap tingi.
Untuk cabai merah keriting, harga sekarang Rp80.000 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp60.000. Sarjono memperkirakan harga bisa turun dalam satu hingga dua pekan, sebelum kembali berfluktuasi mendekati Lebaran.