Kampus Didorong Jadi Pelopor Isu Sawit, Pakar UB Soroti Efisiensi dan Ekonomi Sirkular

sedang memuat…

Diskusi ilmiah dengan tajuk Sawit di Mata Kampus: Perspektif Ilmiah & Komparatif diadakan sebagai bagian dari rangkaian Sawit Academy Episode Universitas Brawijaya (UB) di Malang, Jawa Timur. Foto/istimewa

MALANG – Diskusi ilmiah bertema Sawit di Mata Kampus: Perspektif Ilmiah & Komparatif diselenggarakan dalam seri acara Sawit Academy di Universitas Brawijaya (UB), Malang. Acara ini menegaskan kembali peran strategis kampus dalam membentuk pandangan ilmiah terhadap industri kelapa sawit.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Hai Sawit Indonesia dan didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) ini menampilkan akademisi dari Fakultas Teknologi Pertanian UB, Prof. Dr. Ir. Susinggih Wijana, MS, sebagai pembicara utama.

Dalam pemaparannya, Prof. Susinggih menekankan bahwa sawit perlu dipandang secara komperhensif, tidak hanya dari segi ekonomi, tetapi juga dari sisi efisiensi industri dan kontribusinya dalam sistem produksi global.

Ia menyebutkan kelapa sawit sebagai tanaman penghasil minyak yang paling efisien dibandingkan dengan komoditas minyak nabati lainnya.

"Sawit merupakan tanaman penghasil minyak paling efisien di dunia. Ini bukan hanya tentang ekonomi, tetapi juga tentang efisiensi lahan dan efisiensi industri," ujarnya, dikutip pada Sabtu (21/2/2026).

Baca juga: Isu Sawit Mengemuka di USU, Mahasiswa Diminta Lawan Hoaks dengan Riset

MEMBACA  Program Konservasi Gajah Dimulai di Tanah Milik Presiden: Menteri

Tinggalkan komentar