Intisari ZDNET
CMF Headphone Pro tersedia dalam tiga warna dengan harga $100, dan sering didiskon menjadi $75. Mereka menawarkan pengalaman audio, desain, dan noise cancellation yang sangat baik untuk harganya. Bagi yang mencari aksesori dan performa lebih premium, mungkin perlu mencari di tempat lain.
CMF awalnya adalah sub-merek Nothing yang fokus pada produk terjangkau. Dalam masa hidupnya yang singkat, ia telah memisahkan diri dan menciptakan identitas sendiri. Fokus pada nilai terbaik tetap tak berubah, dan CMF justru menghadirkan beberapa desain favorit saya untuk produk budget (seperti Phone 2 Pro) dalam beberapa tahun terakhir. CMF Headphone Pro tak berbeda.
Headphone ini mempertahankan nuansa fun khas perusahaan, meminjam beberapa elemen berguna dari Nothing Headphone 1, dan berharga di bawah $100. Saya menggunakannya selama seminggu, dan inilah alasan saya anggap mereka tawaran headphone terbaik untuk $75 saat ini.
Nuansa Menarik dan Menyenangkan
Bagian terbaik dari CMF Headphone Pro adalah desainnya. Mereka terlihat lebih premium dari harga yang ditawarkan dan tak takut terlihat mencolok. Warna yang tersedia adalah Dark Grey, Light Green, dan Light Grey, dengan bantalan telinga modular serupa yang disertakan secara default. Namun, jika Anda menginginkan kontras warna tambahan, Anda bisa mengganti bantalan telinga dengan cara diputar. Saya memiliki model Dark Grey dan menukar bantalan gelapnya dengan yang oranye (tambahan $25). Saya suka penampilan barunya yang berbeda.
Perangkat konsumen modular sulit diwujudkan. Banyak perusahaan pernah mencoba ponsel dan smartwatch modular, tetapi tak ada yang sukses karena modularitas menambah sedikit ketidaknyamanan. Padahal, saya akan menggunakan perangkat yang sama seperti orang lain jika butuh lima hingga sepuluh menit untuk mempersonalisasikannya. Karena itu, saya suka pendekatan CMF. Saya hanya butuh kurang dari dua menit untuk memutar dan menukar bantalan telinga saat pertama kali mencoba.
Baik bantalan telinga maupun headband memiliki bantalan yang cukup untuk pemakaian berjam-jam. Namun, headband terasa agak rapuh. Ini belum mempengaruhi kenyamanan pakai saya, dan tidak akan patah jika ditekuk berlebihan (jangan tanya bagaimana saya tahu). Tapi saya harus menyebutkannya karena mungkin tidak memberikan kesan percaya diri pada pandangan pertama.
Saya suka kontrol fisik pada headphone, dan senang melaporkan bahwa, seperti Nothing Headphone 1, CMF Headphone Pro menawarkan beberapa jenis tombol.
Di sisi kiri, terdapat tombol power/pairing Bluetooth dan slider bass untuk menyesuaikan… (tebakan Anda tepat!) bass. Saya kira tak akan menyentuh kontrol ini, tapi ternyata menyenangkan untuk meningkatkan bass pada lagu rock tanpa menyentuh ponsel. Di sisi kanan, ada knob volume yang juga mengaktifkan/nonaktifkan ANC, serta tombol untuk memicu Google Gemini. Kontrol ini intuitif, menyenangkan untuk dimiliki, dan mudah digunakan.
Suara Bagus. ANC Bagus. Baterai? Juga Bagus.
CMF Headphone Pro dilengkapi driver 40mm custom dan mendukung audio high-res via codec LDAC pada perangkat kompatibel. Ia beralih ke AAC di iPhone dan SBC di ponsel Android yang tidak mendukung LDAC. Saya menguji headphone ini dengan Vivo X100 Pro dan iPhone 17 Pro Max.
CMF Headphone Pro menghadirkan soundstage yang luas. Suaranya cenderung bassy (bukan thumpy), tetapi tidak mengganggu frekuensi lain. Kecuali jika Anda meningkatkan bass dengan slider, yang akan meredam frekuensi tinggi. Selain itu, vokal jelas, dan instrumen terdengar hidup. Anda bisa beralih di antara preset EQ untuk menyesuaikannya dengan selera.
Active noise cancellation dari CMF lebih baik dari perkiraan. Seperti CMF Buds 2 Plus, Headphone Pro membungkam kebisingan lalu lintas dengan sangat baik saat commute dan impresif pada frekuensi rendah, seperti dengungan AC kantor. ANC-nya tidak sebaik headphone Sony WH-1000XM4 saya yang sudah tua, tetapi jelas lebih baik dari yang saya harapkan untuk harga di bawah $100.
Perusahaan mengklaim headphone baru ini bisa bertahan hingga 100 jam dengan ANC mati dan volume 50-70%, meski angka itu sulit tercapai dengan LDAC aktif. Dengan semua fitur aktif, ANC menyala, dan volume 70%, Anda bisa mengharapkan hingga 45 jam daya tahan baterai, yang sangat bagus untuk headphone nirkabel.
Saran Pembelian ZDNET
CMF Headphone Pro adalah rekomendasi mudah, terutama saat sedang diskon. Headphone ini awalnya diluncurkan seharga $99, tetapi kini dijual $75 di Amazon. Jadi, bahkan jika Anda memilih membeli bantalan telinga tambahan seharga $25, Anda tetap mendapatkan penawaran bagus untuk harga luncur asli $100.
Tak banyak kekurangan di sini, kecuali mungkin saya berharap earcup bisa dilipat ke dalam untuk portabilitas lebih baik, dan tersedia hard case untuk penyimpanan. CMF Headphone Pro nyaman dipakai, bersuara bagus, menawarkan performa ANC impresif, memiliki kontrol intuitif, daya tahan baterai baik, dan terlihat keren. Jika Anda sedang mencari headphone di bawah $80, CMF Headphone Pro sulit ditandingi.