Harga Ayam Turun Drastis Jadi Rp25 Ribu

Jumat, 20 Februari 2026 – 18:48 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman langsung bergerak cepat setelah dapat laporan soal naiknya harga beberapa bahan pokok. Ia melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kebayoran, Jakarta, Jumat (20/2/2026), untuk memastikan harga sesuai aturan.

"Kami tadi pagi lagi rapat, laporan datang ke kantor yang bilang kalau harga ayam naik, harga bawang putih naik. Setelah kita telepon, Pak Kapolda, Pak Dirkrimsus sama Pak Kapolres, harganya langsung turun dari 40 ribu jadi 25 ribu. Jadi ternyata telepon itu bisa nurunin harga 15.000 per kilo," kata Mentan Amran di lokasi.

Ia tegasin pemerintah gak akan diam aja kalau ada yang coba main-main dengan harga, apalagi jelang dan selama bulan Ramadan.

"Kepada semua saudara dan pengusaha, tolong deh jangan main-main di bulan suci Ramadan," tegasnya.

Menurutnya, koordinasi dilakukan cepat bareng jajaran Polri dari Mabes hingga Kapolres setempat.

"Kami langsung koordinasi, kalau ada yang naikin harga pasti ditindak. Ini langsung turun dari Polri, ada dari Mabes, terus Pak Kapolres kita turunin, dan kami minta ditindak," ujarnya.

Saat sidak, harga bawang putih yang sebelumnya dilaporin nyentuh Rp60 ribu per kilo turun jadi Rp38 ribu, atau di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Yang juga tadi bawang putih katanya harganya 60 ribu. Setelah kami dateng, harganya di bawah HET, di bawah 40 ribu. Alhamdulillah, harganya tadi 38 ribu. Kami terima kasih sama pengusaha," kata Mentan Amran.

Tapi, ia nemuin pelanggaran pada minyak goreng rakyat merek MinyaKita. Produk yang seharusnya dijual Rp15.700 per liter, di lapangan dijual Rp19.000.

"Ini minyak goreng tertulis 15.700. Tapi dijual tadi 19.000. Ini kami minta Pak Dirkrimsus, saya serahkan ini buat diproses hukum, segel unit usahanya. Tapi jangan penjual pengecernya yang disalahin. Ini akan ditelusuri," tegasnya.

MEMBACA  Harga Saham USA Rare Earth (USAR) Anjlok Terkait Keterlambatan Kontrak Pemerintah AS

Ia bahkan beli dua kantong MinyaKita buat dijadikan barang bukti.

"Saya beli tadi sengaja dua biar ini jadi barang bukti, ditelusuri sampe ke distributor besar dan perusahaannya, jangan dilepas. Nanti diumumin kalau udah diproses," ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Mentan Amran pastiin pemerintah gak ada niat ganggu pelaku usaha. Tapi, semua komoditas strategis kayak beras, ayam, daging, telur sampe minyak goreng wajib dijual sesuai HET.

Tinggalkan komentar