Indonesia Terapkan Efisiensi Anggaran Lebih Dini Dibanding AS: Prabowo

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia telah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran sebelum langkah serupa diadopsi oleh Amerika Serikat melalui Departemen Efisiensi Pemerintahan (DOGE).

Dalam acara Business Summit yang di selenggarakan di US Chamber of Commerce di Washington, D.C., pada Rabu (18 Februari), kepala negara menyampaikan bahwa langkah efisiensi ini telah menghemat 18 miliar dolar AS dalam tiga bulan.

Menurut dia, penghematan ini berasal dari pemotongan proyek-proyek yang tidak produktif, pemborosan belanja, serta pembatalan berbagai upacara dan perjalanan dinas luar negeri yang tidak mendesak.

“Mungkin ini mirip dengan yang dilakukan DOGE. Tapi saya memulainya beberapa bulan lebih awal,” ujarnya.

Salah satu sumber pemborosan yang dipotong adalah anggaran untuk upacara di kementerian, pemerintahan daerah, dan berbagai perayaan ulang tahun yang bisa disederhanakan tanpa membebani APBN, lanjut Prabowo.

Selain itu, pemerintah juga mengurangi perjalanan dinas luar negeri, yang jumlahnya mencapai miliaran dolar AS per tahun. Studi banding dan kunjungan yang tidak langsung terkait kebutuhan pembangunan mendesak juga telah dipotong.

Prabowo menekankan bahwa dana yang dihasilkan dari efisiensi ini dialihkan ke program prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat, termasuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Dia menegaskan bahwa tanpa langkah efisiensi ketat, dana ini berpotensi menguap dan menjadi bagian dari praktik korupsi atau belanja yang tidak efektif.

Oleh karena itu, realokasi anggaran merupakan pilihan strategis untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan mengatasi masalah, termasuk stunting, imbuhnya.

Dengan dana efisiensi, pemerintah berhasil memberikan makan gratis kepada lebih dari 60 juta penerima manfaat, termasuk pelajar, ibu hamil dan menyusui, serta lansia.

Saat ini, terdapat 23.000 dapur MBG yang beroperasi di berbagai desa. Setiap dapur mempekerjakan sekitar 50 orang, terutama ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan, kata Prabowo.

MEMBACA  Gelar Apel Siaga POTMAS: Sinergi Jaga Keamanan Kawasan Pelabuhan

Dia menilai program ini membawa efek berantai di sektor pertanian dan peternakan, di mana setiap dapur MBG membutuhkan pasokan telur, ayam, sayuran, dan bahan pangan lain, sehingga memberikan kepastian pasar bagi petani dan peternak lokal.

“Dana yang berhasil saya hemat itulah yang saya alihkan ke program prioritas. Saya dituduh boros dan sebagainya. Tidak, ini adalah realokasi sumberdaya,” tegasnya.

Berita terkait: Indonesia cuts wasteful spending, saves $18 billion in first year

Berita terkait: President Prabowo rejects claims free meals program is wasteful

Berita terkait: Prabowo meets opposition figures to address state budget leakages

Penerjemah: Maria Cicilia/Hafidz Mubarak, Resinta S
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar