Sebelum memasuki Ramadan 1447 Hijriyah, kita sebaiknya mengkaji kembali bab tentang puasa Ramadan. Berikut panduan ibadah puasa Ramadan yang patut diketahui kaum muslimin.
Awal Ramadan 1447 Hijriah akan ditetapkan dalam Sidang Isbat nanti sore (17 Februari 2026). Namun bagi warga Muhammadiyah, 1 Ramadan jatuh besok, tanggal 18 Februari 2026.
Ramadan adalah Sayyidus Syuhur (penghulu segala bulan), seperti Jumat disebut Sayyidul Ayyam (penghulu segala hari). Kita patut bersyukur menyambutnya dengan gembira. Ini adalah bulan penuh rahmat dimana Allah melipatgandakan pahala dan menghapus dosa. Semoga kita semangat menjalankan puasa.
Baca juga: Mengetuk Pintu Langit: 11 Keutamaan Salat Tarawih di Bulan Ramadan
Keutamaan Puasa Ramadan:
- Dosa-dosa lalu diampuni
- Bau mulut orang puasa lebih harum di sisi Allah
- Tameng dari godaan setan
- Masuk surga lewat pintu Ar-Rayyan
- Mendapat ganjaran istimewa
- Doanya mustajab
- Menjadi orang bertakwa
- Melembutkan hati dan menyehatkan badan
Syarat Wajib Puasa:
- Beragama Islam
- Baligh
- Berakal
- Sehat dan mampu
- Bermukim (tidak sedang safar)
- Suci dari haid dan nifas
Syarat Sah Puasa:
- Islam
- Suci dari haid dan nifas
- Berakal dan mumayyiz
- Mengetahui awal Ramadan
Rukun Puasa:
- Niat
- Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan
Hal yang Membatalkan Puasa:
- Sengaja makan dan minum
- Memasukkan sesuatu ke rongga tubuh
- Muntah disengaja
- Haid atau nifas
- Gila
- Murtad
- Sengaja mengeluarkan sperma
- Bersenggama di siang hari
Baca juga: Siap Berjamaah! Panduan Niat Salat Tarawih 11 dan 23 Rakaat yang Penting Diketahui
Sunnah-sunnah Puasa:
- Menyegerakan buka
- Berdoa saat buka
- Buka dengan kurma
- Mengakhirkan sahur
- Perbanyak baca Quran, zikir, dan amal saleh
- Banyak sedekah
- Jaga lisan dan anggota tubuh
- Mandi junub sebelum subuh
- Tinggalkan nafsu dan syahwat
- Hidupkan ibadah malam (Tarawih)
Hal Makruh saat Puasa:
- Bersuntik
- Berbekam
- Berkumur berlebihan
- Memasukkan air ke hidung terlalu dalam
- Mandi berlebihan
- Mencicipi makanan
Hal yang Menghilangkan Pahala Puasa:
- Berdusta
- Ghibah
- Adu domba
- Sumpah palsu
- Memandang dengan syahwat
- Ucapan kotor dan mencaci
Wajib Qadha Puasa:
- Gila disengaja
- Sakit yang bisa sembuh
- Musafir
- Wanita haid/nifas
- Lupa niat
- Sengaja batalin puasa
- Orang mabuk
Wajib Membayar Fidyah:
- Sakit tak ada harap sembuh
- Orang tua renta
- Wanita hamil dan menyusui
- Menunda qadha hingga lewat Ramadan berikutnya
Ukuran Fidyah
Fidyah untuk satu orang fakir miskin adalah satu mud gandum. Sekarang, 1 mud setara dengan 675 gram atau 0,688 liter beras.
Kafarat Bersetubuh di Siang Ramadan
Wajib membayar kafarat (denda):
- Memerdekakan hamba sahaya mukmin (jika mampu)
- Puasa 2 bulan berturut-turut (jika tidak mampu poin 1)
- Memberi makan 60 orang fakir miskin (jika tidak mampu poin 2)
Bacaan Niat Puasa Ramadan
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma ghodin ‘an adaa-i fardhi syahri romadhoona hadzihis sanati lillaahi ta’aala.
Artinya: "Aku niat puasa besok untuk menunaikan fardhu bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala."