Universal Corporation (UVV) Catat Kinerja Kuat Kuartal III Didukung Permintaan Tembakau yang Stabil

Universal Corporation (UVV) ada didalam daftar “Dividend Champions, Contenders, and Challengers” untuk saham dengan hasil dividen tertinggi.

Universal Corporation (UVV) Catat Kinerja Kuartal III yang Solid seiring Permintaan Tembakau Tetap Stabil.

Universal Corporation melaporkan hasil fiskal kuartal III 2026 pada 9 Februari. CEO Preston D. Wigner menyebut kuartal ini dan sembilan bulan pertama tahun fiskal sebagai periode yang solid untuk perusahaan. Dia bilang bisnis tembakau tetap berjalan baik, didukung permintaan yang stabil untuk hampir semua jenis tembakau dan aktivitas pengiriman yang lancar. Meski ada tanda pasar bisa kelebihan suplai, Wigner mengatakan jaringan sumber daya Universal yang sudah lama berdiri dan pengetahuan lokal yang mendalam di tiap wilayah membuat perusahaan siap menghadapi perubahan kondisi.

Di segmen bahan baku, Wigner menyebut bisnis Universal Ingredients berhasil meningkatkan pendapatan hingga saat ini meski lingkungan operasi lebih sulit. Permintaan pelanggan yang lemah dan tarif berdampak pada hasil, dan kinerja kuartalan juga tertekan oleh biaya tetap yang lebih tinggi karena investasi baru. Meski begitu, fokusnya tetap mengubah minat pelanggan menjadi pesanan nyata dan terus mengembangkan penawaran solusi perusahaan.

Wigner juga menunjuk langkah-langkah untuk memperkuat posisi keuangan perusahaan. Refinancing dan perluasan fasilitas kredit Universal pada Desember 2025 meningkatkan likuiditas dan menambah fleksibilitas, memberi perusahaan lebih banyak ruang untuk menjalankan prioritas strategis. Peningkatan signifikan dalam penggunaan listrik terbarukan di operasional mencerminkan aksi nyata menuju tujuan nol-bersih perusahaan, sambil terus mendukung petani dan memperkuat rantai pasokan global.

Universal Corporation beroperasi secara global sebagai perusahaan agrikultur, menyediakan produk dan solusi yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang berkembang. Di samping bisnis tembakau daunnya yang sudah lama, perusahaan terus berinvestasi untuk mengembangkan platform bahan baku berbasis tanaman.

MEMBACA  Indonesia, Jepang menjelajahi kerjasama otomotif yang lebih kuat

Meski kami mengakui potensi UVV sebagai investasi, kami percaya beberapa saham AI menawarkan potensi kenaikan lebih besar dan risikonya lebih kecil. Jika Anda mencari saham AI yang sangat undervalue dan juga diuntungkan dari tarif era Trump dan tren onshoring, lihat laporan gratis kami tentang saham AI terbaik untuk jangka pendek.

BACA SELANJUTNYA: 12 Saham Dividen Terbaik untuk Dibeli Menurut Analis dan 13 Saham Jangka Panjang Berisiko Rendah Terbaik untuk Dibeli Sekarang.

Pengungkapan: Tidak ada.

Tinggalkan komentar