Tiga Faktor Penentu Pemenang dan Pecundang di Tengah “SaaSpocalypse”

Selamat pagi. Jual! Beli!
Tunggu, ada apa dengan Software sebagai Layanan (SaaS) itu? Para pemain teknologi yang tumbuh jadi sangat besar dengan membiarkan pelanggan akses software dari cloud. Perusahaan seperti Salesforce, Oracle, Asana, DocuSign, dan Intuit mengalami penurunan dalam beberapa minggu terakhir. Bahkan, pendiri Workday, Aneel Bhusri, kembali jadi CEO untuk hadapi tantangan ini.

Penyebab penjualan besar-besaran terbaru—disebut ‘SaaSpocalypse’ oleh analis Jeffries—adalah karena Anthropic dan OpenAI meluncurkan sistem AI untuk perusahaan. Sistem ini bisa lakukan beberapa fungsi penting yang sekarang disediakan oleh perusahaan SaaS, sehingga ancam model bisnis mereka. Apakah Claude Cowork dari Anthropic dan Frontier dari OpenAI akan hancurkan raksasa SaaS? Tergantung.

Yang jelas, beberapa faktor akan bedakan pemenang dan yang kalah di era baru ini.

Data: Software yang terintegrasi dengan data sensitif dan berharga sulit diganti. Saya belum temui pemimpin yang mau serahkan tugas seperti penggajian atau keamanan perusahaan ke model AI. Data gaji karyawan lebih sensitif daripada data pembelian produk. Ini mungkin buat perusahaan seperti Workday lebih kuat dari yang dipikirkan investor.

Volume: Perusahaan SaaS biasanya kenakan biaya per pengguna, bukan per pemakaian. Banyak karyawan yang mau dapat akses "kursi" jika ada lisensi software baru. Ini berbeda dengan model Rocket Software yang punya harga berdasarkan pemakaian. Jika AI tingkatkan produktivitas, jumlah pengguna bisa turun, dan ini pengaruhi perusahaan SaaS.

Harga: CEO Palantir, Alex Karp, bilang AI seharusnya turunkan biaya TI karena bisa bantu tulis dan kelola software. Tapi, biaya SaaS malah naik lebih cepat dari inflasi karena vendor naikkan harga. Beberapa coba pasang harga premium untuk produk AI mereka. Dengan lebih banyak fungsi, harganya jadi lebih mahal. Tapi para pemimpin perusahaan juga punya batasan anggaran. Beberapa mungkin senang dengan hadirnya AI sebagai peringatan untuk vendor.

MEMBACA  Wordle Hari Ini: Jawaban dan Petunjuk untuk 9 Juni 2025

Tentu, setiap pemimpin harus pertimbangkan untuk ubah strategi di lingkungan ini.

Berita Kepemimpinan Teratas:

  • Banyak pendiri awal xAI milik Elon Musk telah tinggalkan perusahaan. Ini bisa rumitkan rencana penggabungan dengan SpaceX dan buat investor takut.
  • Laporan baru memprediksi Amerika Serikat akan punya 2.4 juta lebih sedikit orang usia kerja pada 2035. Kehadiran AI mungkin bisa ganti produktivitas yang hilang.
  • CEO Khan Academy bilang, penurunan 10% pekerjaan kerah putih karena AI akan terasa seperti depresi. Solusinya adalah program pelatihan ulang besar-besaran.

    Pasar:
    S&P 500 futures naik 0.26%. Saham Eropa dan Inggris naik sedikit. Saham Jepang turun sedikit, China naik sedikit. Korea Selatan naik 3.13%. India turun 0.57%. Bitcoin naik jadi $68K.

    Artikel Populer:

  • Perusahaan minyak besar kembali eksplorasi global.
  • Profil CEO baru Kroger yang mulai karir dari susun rak supermarket.
  • Mantan eksekutif Google bilang gelar lanjutan di hukum dan kedokteran buang waktu karena AI akan berkembang cepat.
  • Penurunan kelas menengah selama 45 tahun membuat pekerja Amerika rugi $12,000 per tahun.

    CEO Daily disusun dan diedit oleh Joey Abrams, Claire Zillman, dan Lee Clifford.

Tinggalkan komentar