loading…
Nama Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun ramai disebut dalam bursa calon Ketua DK OJK. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA – Nama Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, banyak disebut dalam bursa calon Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Para ekonom menilai proses suksesi di lembaga pengawas jasa keuangan itu harus lebih mengutamakan profesionalisme dan kemandirian. Tujuannya untuk menjaga kepercayaan para pelaku pasar.
“Harus dipastikan kualitas calon atau kandidat pengganti ketua OJK itu profesional, punya pengalaman di bidang pengawasan sektor keuangan, seperti pasar modal, perbankan, dan asuransi,” kata Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira kepada wartawan, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga: Purbaya Jawab Kabar Misbakhun Calon Ketua OJK: Kata Siapa? Infonya Salah
Bhima menegaskan, latar belakang yang independen merupakan faktor penting. Pelaku pasar dan investor memerlukan figur yang dapat dipercaya. Dia mengingatkan agar proses seleksi tidak dilakukan terburu-buru sehingga mengabaikan kandidat-kandidat terbaik.
Menurut dia, ketua OJK yang baru harus punya komitmen kuat untuk mereformasi pengawasan pasar modal dan menindaklanjuti rekomendasi dari MSCI. Jika Misbakhun, yang berlatar belakang politikus, ditunjuk langsung tanpa melewati proses panitia seleksi (pansel) yang terbuka, Bhima menilai hal itu bisa mengurangi kepercayaan investor. “Justru akan menurunkan kepercayaan dari pelaku pasar. Seolah-olah ada campur tangan pemerintah dalam menentukan pengurus OJK yang baru,” ujarnya.