Kamis, 12 Februari 2026 – 01:00 WIB
VIVA – Teka-teki soal komposisi skuad Timnas Indonesia di bawah pelatih baru, John Herdman, mulai ada kejelasan. Tapi, buat fans yang berharap ada ‘wajah baru’ lewat jalur naturalisasi dalam waktu dekat, kayaknya harus kecewa.
Baca Juga :
Sentil Netizen, Arya Sinulingga Tegaskan Futsal Sepenuhnya di Bawah PSSI: Biaya Kita yang Tanggung
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, kasih pernyataan tegas tentang rumor tambah pemain diaspora. Menurut dia, pelatih asal Inggris itu harus buktikan kemampuanya dulu dengan pemain yang ada sekarang, sebelum minta tambahan.
Arya tekankan kalau fokus utama Herdman di FIFA Series 2026 bulan Maret nanti bukan cari pemain baru, tapi mengatur kekuatan yang udah ada. Baginya, tidak masuk akal kalau minta pemain baru sementara pemain inti yang ada belum diuji di lapangan.
Baca Juga :
Kata Nova Arianto Usai Timnas Indonesia U-17 Ditumbangkan China Dua Kali
“Yang ada saja kan belum pernah dia coba semuanya. Jadi belum tau kemampuannya gimana. Lucu kalau nambah pemain, tapi yang ada aja belum dia pahamin,” kata Arya dikutip dari tvOne.
Waktu Mepet, Naturalisasi Mustahil?
Baca Juga :
Bukan Jakarta, PSSI Lirik Sumut untuk Gelar Piala AFF U-17 dan U-19 Tahun Ini
Selain faktor teknis, kendala administratif jadi halangan besar. Mengingat FIFA Series akan dimulai bulan depan, proses naturalisasi dianggap tidak realistis untuk dikejar dalam waktu singkat.
“Belum ada kabar (soal naturalisasi). Apalagi ini udah terlalu mepet. Bulan Maret FIFA Series, sekarang Februari. Terlalu dekat buat lakukan naturalisasi,” tambah Arya menjelaskan kendala birokrasi.
John Herdman yang sebelumnya sering pantau Liga 1 dan pemain diaspora di Eropa, sekarang ditantang buat menyusun strategi. Timnas Indonesia dijadwalkan lawan Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
John Herdman resmi jadi pelatih Timnas Indonesia
Kalau menang, Garuda akan hadapi pemenang antara Bulgaria atau Kepulauan Solomon di partai final. Turnamen ini akan jadi laporan pertama buat Herdman sebelum PSSI kasih izin untuk perubahan skuad ke depannya.
“Nanti setelah FIFA Series, baru dia akan lihat apakah pemain ini lanjut, atau ada perubahan, atau mungkin ada tambahan. Semua tergantung evaluasi dia,” tutup Arya.
Pengakuan Perempuan Jadi Korban Kekerasan Pemain Berlabel Timnas Indonesia: Terjadi 6 Februari saat Away ke Jogja
Pengakuan perempuan yang mengaku dianiaya oknum pemain Timnas Indonesia viral di media sosial. Insiden disebut terjadi saat laga tandang ke Yogyakarta, 6 Februari 2026.
VIVA.co.id
12 Februari 2026