Penerjemah universal mungkin lebih dekat dari yang kita bayangkan, setidaknya bagi pelanggan T-Mobile.
Operator seluler AS itu mengumumkan hari ini bahwa mereka akan mulai menguji fitur penerjemahan langsung berbasis AI. Perusahaan mendeskripsikannya sebagai “platform AI agenik real-time pertama di dunia yang dibangun langsung ke dalam jaringan nirkabel.”
Artinya, fitur ini akan bekerja pada perangkat apa pun yang terhubung ke jaringan 4G atau 5G T-Mobile, baik itu telepon lipat maupun smartphone terkini, dan tidak memerlukan pengunduhan aplikasi terpisah atau langganan baru.
T-Mobile menyatakan fitur ini mendukung penerjemahan real-time dalam panggilan untuk lebih dari 50 bahasa.
“Beberapa hambatan terbesar yang dihadapi pelanggan nirkabel adalah hal-hal paling sederhana—seperti kemampuan untuk saling memahami,” ujar CEO T-Mobile Srini Gopalan dalam siaran pers. “Ketika bahasa menjadi penghalang, jaringan hanya menjadi sekadar sinyal—dan itu bukanlah jati diri kami. Dengan menghadirkan AI real-time langsung ke jaringan kami, kami memberikan lebih dari sekadar konektivitas—mengubah percakapan menjadi komunitas, dimulai dengan Live Translation.”
Perusahaan membuka pendaftaran untuk uji beta gratis, yang akan dimulai musim semi ini bagi pengguna terpilih. Untuk mengaktifkan Live Translation, pelanggan cukup menekan 87 pada keypad selama panggilan.
“Begitu Live Translation diaktifkan dalam panggilan, sistem akan mendengarkan dan menerjemahkan saat Anda berbicara, membantu setiap orang mendengar percakapan dalam bahasa pilihan mereka. Semua terjadi dengan cepat dan mulus, sehingga percakapan tetap mengalir,” jelas perusahaan di situs webnya.
Hanya satu orang dalam panggilan yang perlu berada di jaringan T-Mobile agar fitur ini dapat bekerja.
Uji beta bertujuan untuk menguji layanan secara bertahap sebelum peluncuran komersial pada tahun ini. T-Mobile menyatakan akan memberi tahu pengguna saat periode beta berakhir dan memberikan opsi untuk menambahkan Live Translation ke layanan mereka.
T-Mobile belum langsung menanggapi permintaan komentar mengenai kapan fitur ini akan diluncurkan secara resmi atau apakah akan ada biaya tambahan.
Siaran pers menyoroti beberapa potensi penggunaan, termasuk rumah tangga multibahasa, membuat reservasi di luar negeri, serta usaha kecil yang berusaha melayani pelanggan dengan bahasa berbeda.
Penerjemahan langsung telah menjadi salah satu penerapan AI yang lebih praktis, dan perusahaan teknologi berlomba mengembangkannya. Apple memperkenalkan penerjemahan langsung yang bekerja secara langsung dan dalam panggilan untuk AirPods tahun lalu. Google juga baru-baru ini meluncurkan kemampuan penerjemahan langsung di aplikasi Translate-nya yang menyediakan terjemahan real-time di layar dan audio dalam lebih dari 70 bahasa.