Cara Will Smith Buatan Kecerdasan Artifisial Menyantap Spaghetti pada 2026

Jika ingin melihat sejauh apa perkembangan generasi video AI sejak 2023, lihat saja tes “Will Smith makan spaghetti” yang pada dasarnya telah menjadi ‘Hello World’-nya AI generatif.

Dalam video dari seorang pengguna Reddit di subreddit r/OpenAI, unggahan tersebut menunjukkan evolusi tes tersebut — dari awal yang sederhana berupa kekacuan piksel yang mengerikan, menjadi sesuatu yang jauh lebih sinematik, meski Anda masih bisa tahu itu adalah AI. Versi ini dibuat menggunakan generator video Kling 3.0, yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi Tiongkok, Kuaishou Technology. Di dalamnya, Will Smith terlihat di meja makan tidak hanya menyantap spaghetti, tetapi juga berbicara dengan seorang pria yang lebih muda di seberangnya.

Mereka mendiskusikan kemampuan Kling AI untuk membuat video seperti yang Anda tonton, sehingga cukup jelas bahwa ini adalah sebuah iklan. Namun, ini memberikan gambaran yang mencengangkan tentang betapa matangnya video generatif dalam waktu yang sangat singkat. Tiga tahun bukanlah waktu yang lama — meskipun, dalam ukuran AI, itu cukup signifikan.

Mashable Light Speed

LIHAT JUGA:

9 cara mengenali video viral buatan AI

Jika Anda ingat, versi paling pertama dari AI Will Smith makan spaghetti dibuat dengan ModelScope dan hampir tidak bisa menjaga konsistensi wajah aktor dari satu frame ke frame berikutnya. Pada tahun berikutnya, video — serta berbagai variasinya — telah menjadi meme, sampai-sampai Smith sendiri mengolok-oloknya, sebelum kemudian ketahuan menggunakan AI generatif untuk video TikTok-nya sendiri. Berikut contoh tes tersebut dalam Veo 3.1 dari tahun lalu.


Tweet ini saat ini tidak tersedia. Mungkin sedang dimuat atau telah dihapus.

Di antara pemain utama dalam generasi video saat ini, seperti Grok dan OpenAI, lolos dari tes spaghetti menjadi jauh lebih sulit. Perusahaan-perusahaan ini telah menempatkan pagar pengaman yang sangat ketat terkait kemiripan pihak ketiga dan materi berhak cipta, terutama karena Hollywood terus menindak model AI yang dilatih dengan kekayaan intelektualnya.

MEMBACA  IHSG Sentuh 10.000 pada 2026 Bukan Hal Mustahil, OJK Beberkan Dua Faktor Penentunya

Mashable mencoba membuat ulang tes tersebut menggunakan Sora dari OpenAI dan Veo 3.1 milik Google Gemini, tetapi kedua upaya itu ditolak atas alasan hak cipta. Untuk saat ini, tampaknya karena semakin banyak generator AI — khususnya yang berbasis di AS — mengurangi penggunaan kemiripan pihak ketiga, tes spaghetti mungkin akhirnya mendekati titik akhirnya.

Topik
Kecerdasan Buatan

Tinggalkan komentar