Piala Dunia T20: Konfirmasi Laga India vs Pakistan Disambut Gembira Tim dan Suporter

Dengarkan artikel ini | 4 menit

Keputusan Pakistan untuk membatalkan pemboikotannya terhadap pertandingan melawan India di T20 World Cup disambut baik oleh para penggemar, pemain, dan pelatih di kedua negara.

Konfrontasi yang sangat dinantikan antara rival abadi itu sempat diragukan selama lebih dari seminggu setelah pemerintah Pakistan memerintahkan timnya untuk tidak turun lapangan dalam pertandingan hari Minggu di Kolombo, Sri Lanka.

Rekomendasi Cerita

Pembalikan keputusan pada Senin malam itu membawa kelegaan bagi jutaan penggemar di kedua sisi perbatasan bersama kedua negara, serta penyelenggara turnamen dan para pelatih.

Kubu India menyatakan akan “sangat senang” bermain melawan “tim yang berkualitas”.

“Sangat baik bahwa pertandingan kembali terlaksana. Kami sebenarnya tidak pernah mengubah persiapan,” kata asisten pelatih India, Ryan ten Doeschate, pada Selasa.

India akan memainkan pertandingan kedua Grup A melawan Namibia pada Kamis di New Delhi sebelum terbang ke Kolombo keesokan paginya.

Ini berarti waktu persiapan yang singkat untuk pertandingan hari Minggu, pertandingan tersbesar dan paling menguntungkan dalam kriket dunia.

“Akan menjadi sebuah tantangan untuk pergi ke Kolombo, di mana Pakistan telah berada selama dua minggu terakhir,” tambah ten Doeschate.

“Kami sepenuhnya fokus untuk membawakan permainan terbaik kami pada pertandingan tersebut.”

‘Baik untuk kriket’

Keputusan Pakistan untuk melanjutkan pertandingan itu dipuji sebagai wujud “nalar sehat” dan “baik untuk kriket”.

Akhir pekan yang penuh perundingan mendadak menyaksikan para pimpinan International Cricket Council (ICC) dan Bangladesh Cricket Board terbang ke Lahore pada Minggu untuk berbicara dengan Pakistan Cricket Board.

Pemerintah Bangladesh dan Sri Lanka sama-sama menulis surat kepada pemerintah Islamabad pada Senin, mendesaknya mengubah sikap dan mengizinkan pertandingan berlangsung.

MEMBACA  Prabowo menyambut minat Daewoo dalam minyak dan gas Indonesia.

Setelah “diskusi multilateral, serta permintaan dari negara-negara sahabat, Pemerintah Pakistan dengan ini mengarahkan Tim Nasional Kriket Pakistan untuk turun lapangan pada 15 Februari”, demikian pernyataan pemerintah Islamabad di akun X resminya pada Senin malam.

Keputusan itu diambil dengan tujuan “melindungi semangat kriket”, tambahnya.

Mantan pemain kriket India, Madan Lal, kepada kantor berita AFP menyatakan bahwa dilanjutkannya pertandingan ini “baik untuk kriket”.

“Kami ingin tim-tim kuat bermain agar pesona Piala Dunia tidak hilang,” tambahnya.

Sri Lanka, yang akan menjadi tuan rumah pertandingan itu – yang menghasilkan multimiliar dolar dari iklan, hak siar, sponsor, dan pariwisata – juga memuji keputusan tersebut.

Presiden Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake dalam sebuah unggahan media sosial berterima kasih kepada Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif karena “memastikan permainan yang kita cintai bersama ini berlanjut”.

Wartawan senior India, Pradeep Magazine, berkata, “Nalar sehat telah berjaya di semua pihak.”

Pertimbangan finansial pastinya telah diperhitungkan, imbuhnya.

“Semua pihak menyadari bahwa kehilangan pendapatan dari pertandingan India-Pakistan akan menjadi situasi rugi bagi semua negara anggota ICC.”

‘Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar’

Bagi para penggemar, ini adalah kesempatan lain untuk menyaksikan rival sengit tersebut berhadapan di turnamen global.

Kafeel Ahmed, seorang penggemar kriket dari Karachi, mengatakan pertandingan Pakistan vs India adalah sesuatu yang unik.

“Ada intensitas yang berbeda. Jika Pakistan menang dengan 12 run, tidak ada kebahagiaan yang lebih besar dari itu,” kata Ahmed kepada kantor berita Reuters. “Kebahagiaan ini bukan hanya tentang tantangan melawan rival; ini adalah perasaan yang datang setelah mengalahkan lawanmu.”

India dan Pakistan belum bermain seri bilateral sejak 2012-2013 karena perpecahan politik yang sudah berlangsung lama.

MEMBACA  Siapakah Pam Bondi, calon pengacara jenderal AS baru Trump? | Berita Donald Trump

“Manfaatnya tidak hanya bahwa publik senang atau anak muda yang bermain kriket senang; ini juga meningkatkan bisnis dan minat publik,” kata penggemar kriket Rai Fayaz.

Wakil Presiden Board of Control for Cricket in India, Rajeev Shukla, pada Selasa mengatakan bahwa baik sekali sebuah solusi telah ditemukan.

“Semua pujian untuk ICC yang mengambil inisiatif ini, menyelesaikan seluruh masalah dan mengembalikan kriket ke garis depan. Ini adalah pencapaian besar bagi ICC,” ujarnya.

Tinggalkan komentar