Jembatan Internasional Gordie Howe senilai $4,6 miliar diperkirakan akan dibuka pada awal tahun 2026.
Dengarkan artikel ini | 3 menit
Ditulis oleh Elizabeth Melimopoulos
Diterbitkan Pada 10 Feb 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan membatalkan pembukaan jembatan baru yang dibangun Kanada, yang menghubungkan Kanada dan AS di seberang Sungai Detroit. Dia menuntut Kanada menyerahkan setidaknya separuh kepemilikan jembatan serta memenuhi sejumlah kondisi lain yang tidak dirinci.
“Saya tidak akan mengizinkan jembatan ini dibuka hingga Amerika Serikat mendapat kompensasi penuh atas segala yang telah kami berikan dan, yang penting, hingga Kanada memperlakukan AS dengan keadilan dan rasa hormat yang layak kami dapatkan,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di media sosial pada Senin.
“Kita akan memulai negosiasi, SEGERA. Dengan semua yang telah kita berikan kepada mereka, kita seharusnya memiliki, mungkin, setidaknya setengah dari aset ini,” ujarnya.
Artikel Rekomendasi
Trump menyertakan gambar proyek Jembatan Internasional Gordie Howe senilai $4,6 miliar yang menghubungkan Detroit, Michigan, dengan Windsor, Ontario.
Jembatan ini rencananya dibuka awal 2026. Pada 30 Januari, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menerbitkan aturan yang menetapkan jembatan ini sebagai pos masuk resmi. Proyek ini dirundingkan oleh mantan Gubernur Michigan Rick Snyder, seorang Republik, dan didanai oleh pemerintah Kanada.
Jembatan ini dirancang untuk meringankan lalu lintas truk berat yang saat ini ditangani oleh Ambassador Bridge.
Menurut sebuah studi Universitas Windsor, Jembatan Gordie Howe dapat memangkas waktu penyeberangan hingga 20 menit, menghemat perkiraan $2,3 miliar untuk para pengemudi truk dalam kurun 30 tahun.
Konstruksinya telah berlangsung sejak 2018.
Senator Michigan Elissa Slotkin, seorang Demokrat, memperingatkan bahwa pembatalan proyek ini akan membawa konsekuensi ekonomi besar.
“Membatalkan proyek ini akan memiliki dampak serius—biaya lebih tinggi bagi bisnis Michigan, rantai pasokan yang kurang aman, dan pada akhirnya, lebih sedikit lapangan kerja,” katanya.
Ketegangan AS-Kanada
Trump telah melontarkan sejumlah ancaman yang menyasar Kanada selama masa jabatan keduanya, termasuk menaikkan tarif secara drastis untuk impor AS dari negara tetangga di utara itu.
Bulan lalu, Trump mengatakan akan memberlakukan tarif 100 persen pada Kanada jika mereka melanjutkan kesepakatan dagang dengan Tiongkok.
Pada Januari, Perdana Menteri Kanada Mark Carney berkunjung ke Tiongkok untuk memperbaiki hubungan bilateral yang tegang, dan mencapai kesepakatan dagang dengan mitra dagang terbesar kedua Kanada setelah AS.
Trump juga mengatakan pada Januari bahwa AS dapat mencabut sertifikasi jet bisnis Bombardier Global Express, dan mengancam tarif 50 persen untuk semua pesawat yang dibuat di Kanada kecuali Ottawa menyertifikasi beberapa pesawat produksi pesaing AS, Gulfstream.
Sejauh ini, pemerintahan Trump belum mengambil tindakan terhadap pesawat Kanada.
Rentetan perselisihan ini terjadi saat AS dan Kanada bersiap untuk menegosiasikan ulang Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA), yang ditandatangani Trump pada masa jabatan pertamanya.
Sebuah tampilan Jembatan Internasional Gordie Howe yang masih dalam konstruksi di Windsor, Ontario, Kanada [Carlos Osorio/Reuters]