Selasa, 10 Februari 2026 – 08:27 WIB
Jakarta, VIVA – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak jelaskan salah satu isi arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Pimpinan TNI-Polri 2026 adalah tentang pemberian reward untuk prajurit yang berjasa dan berprestasi.
Baca Juga:
“Untuk kesejahteraan, mungkin salah satunya bisa dengan memberi reward. Kalau ada prestasi, atau bekerja di tempat bencana yang penugasannya luar biasa, ya harus dikasih reward. Biar anggota itu bahagia dapat penghargaan,” kata Maruli di Kompleks Istana Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Presiden Prabowo Sampaikan Arahan di Rapim TNI-Polri 2026
Baca Juga:
Wacana Zulhas Maju di 2029, PSI: Cawapres Kita Serahkan kepada Prabowo
Maruli bilang, penghargaan untuk prajurit bisa berupa kenaikan pangkat luar biasa, kesempatan sekolah, atau piagam. “Banyak jenisnya, nanti kita klasifikasi,” ujarnya.
Baca Juga:
Presiden Prabowo Minta Pers di Indonesia Semakin Profesional
Ditanya apakah pemberian penghargaan akan berkala, Maruli jawab tidak harus ada waktu tetap. Kalau ada aksi heroik atau prestasi internasional, bisa langsung diberi. “Nanti kita buat aturannya. Tapi kalau ada kejadian sangat heroik, ngapain nunggu? Langsung saja beri penghargaan,” kata KSAD.
Presiden Prabowo Subianto di Acara Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Malang (8/2)
Rapim TNI-Polri adalah agenda rutin tiap tahun, biasanya bergantian di markas Polri dan TNI. Namun tahun ini, untuk pertama kalinya diadakan di Istana Merdeka, dihadiri lebih dari 600 pimpinan dari berbagai satuan dan markas TNI-Polri. (Ant)
Pengakuan Ojol Korban Penganiayaan Oknum TNI di Jakbar, Laporan Polisi Diproses Lagi Usai Viral
Pengemudi ojek online (ojol) bernama Hasan (26) menjadi korban dugaan penganiayaan oleh seorang pria yang disebut sebagai oknum anggota TNI di Kembangan, Jakarta Barat.
VIVA.co.id
10 Februari 2026