Megawati Terima Gelar Doktor Kehormatan ke-11 dari Universitas Putri Nourah Riyadh

Senin, 9 Februari 2026 – 01:18 WIB

Presiden kelima Indonesia, Megawati Soekarnoputri, akan terima penghargaan Gelar Doktor Honoris Causa (HC) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi, pada tanggal 9 Februari 2026.

Baca Juga :


Megawati: Seharusnya Sudah Tidak Ada Perang, Kita Satu Bumi

Ketua DPP PDIP bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah, menyebutkan bahwa Megawati juga akan menyampaikan pidato berjudul “Pemberdayaan Perempuan dalam Pemerintahan Negara” dalam acara tersebut.

“PNU adalah universitas perempuan terbesar didunia dan ini bentuk apresiasi atas usaha luar biasa beliau sebagai presiden perempuan pertama Indonesia,” kata Basarah dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Baca Juga :


Megawati Usul PBB Segera Buat Hukum Internasional soal AI

Menurutnya, gelar dari PNU ini akan menjadi gelar HC ke-11 untuk Megawati. Sebelumnya, dia sudah mendapatkan 10 gelar doktor kehormatan dan 3 profesor kehormatan dari berbagai universitas.

Pemberian gelar ini disebut sebagai pengakuan global atas pengabdian dan kemanusiaan Megawati di bidang politik dan sosial. Sebagai presiden perempuan pertama periode 2001-2004, dia dianggap berperan besar dalam politik dan memperkuat hubungan internasional serta demokrasi.

Baca Juga :


Megawati Hadiri Zayed Award Roundtable 2026, Bertemu Banyak Tokoh Dunia

“Ibu Megawati adalah tokoh pertama dari luar Arab Saudi yang menerima gelar ini,” ujarnya.

Dia menilai penghargaan ini akan jadi inspirasi bagi PNU, karena Megawati adalah perempuan dari negara berpenduduk Muslim terbesar yang sukses menjadi Presiden.

“Dan mungkin bisa jadi contoh bagaimana di negara-negara Islam lain, emansipasi perempuan dan memberikan hak yang sama dengan laki-laki dapat terlaksana,” ungkap Basarah.

Respons Hasto Soal Parpol yang Dukung Prabowo 2 Periode

Respons Hasto Kristiyanto soal dukungan dua periode untuk Prabowo. PDIP menegaskan menghormati sikap parpol lain dan memilih fokus kerja nyata untuk kesejahteraan rakyat.

MEMBACA  Kegagalan foto Putri Catherine menyoroti dilema transparansi kerajaanNote: The original title is in English, the translation provided is in Indonesian.

VIVA.co.id

6 Februari 2026

Tinggalkan komentar