Penasehat Utama PM Inggris Mundur Terkait Hubungan Mandelson dengan Epstein | Berita Politik

Dengarkan artikel ini | 4 menit

Kepala staf Perdana Menteri Inggris Keir Starmer telah mengundurkan diri terkait penunjukan Peter Mandelson sebagai duta besar untuk Amerika Serikat. Pengunduran diri ini menyusul terungkapnya dokumen yang menunjukkan kedalaman hubungan Mandelson dengan pelaku kejahatan seksual almarhum Jeffrey Epstein.

“Setelah perenungan matang, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari pemerintahan. Keputusan untuk menunjuk Peter Mandelson adalah keliru. Ia telah merugikan partai kita, negara kita, dan kepercayaan terhadap politik itu sendiri,” ujar asisten utama Starmer, Morgan McSweeney, dalam sebuah pernyataan pada Minggu.

Rekomendasi Cerita Lainnya

“Saya yang menasihati Perdana Menteri untuk melakukan penunjukan tersebut dan saya bertanggung jawab penuh atas nasihat itu,” tambahnya.

Anggota parlemen dari Partai Buruh sebelumnya telah menyerukan pengunduran diri McSweeney setelah bukti baru mengenai hubungan Mandelson dengan Epstein terungkap dalam dokumen dan foto terbaru dari penyelidikan terhadap finansier Amerika itu yang dirilis Departemen Kehakiman AS. Para anggota parlemen menyalahkan McSweeney atas penunjukan Mandelson dan kerusakan yang ditimbulkan oleh publikasi percakapan kasar antara Mandelson dan Epstein.

McSweeney, 48, yang merupakan seorang protégé dan teman Mandelson, dituduh oleh sejumlah anggota parlemen Partai Buruh dan lawan politiknya gagal memastikan pemeriksaan latar belakang yang memadai saat duta besar tersebut diangkat.

Dalam pernyataan pada Minggu, Starmer mengatakan telah menjadi “suatu kehormatan” untuk bekerja dengan McSweeney, yang telah memegang peran kepala staf sejak Oktober 2024.

Pembayaran Pesangon Mandelson

Mandelson dipecat oleh Starmer pada September lalu karena persahabatannya dengan Epstein dan pekan lalu juga mengundurkan diri dari Partai Buruh dan House of Lords, majelis tinggi Parlemen Inggris. Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran menyatakan sedang mengkaji pembayaran pesangon yang diberikan kepadanya setelah pemecatan itu.

MEMBACA  Bagaimana Jellycat, Mainan Boneka Inggris, Menaklukkan Pasar Tiongkok

Mandelson, figur kunci dalam politik Inggris dan Partai Buruh selama beberapa dekade, menerima perkiraan pesangon antara 38.750 hingga 55.000 pound sterling (sekitar 52.000 hingga 74.000 dolar AS) setelah hanya tujuh bulan menjabat, menurut laporan di surat kabar Sunday Times.

Dokumen yang dirilis Departemen Kehakiman AS pada 30 Januari tampak menunjukkan bahwa Mandelson juga diduga membocorkan informasi rahasia pemerintah Inggris kepada Epstein ketika ia masih menjadi menteri Inggris, termasuk selama krisis keuangan 2008.

Kantor Luar Negeri dalam pernyataannya mengatakan telah meluncurkan tinjauan atas pembayaran pesangon Mandelson “mengingat informasi lebih lanjut yang kini telah terungkap dan penyelidikan kepolisian yang masih berlangsung.”

Pengacara Mandelson menyatakan bahwa ia “menyesal, dan akan menyesal sampai akhir hayatnya, karena percaya pada kebohongan Epstein tentang tindak kriminalnya”.

“Lord Mandelson tidak mengetahui kebenaran tentang Epstein hingga setelah kematiannya pada 2019,” ujar seorang juru bicara firma hukum Mishcon de Reya yang mewakili Mandelson.

“Ia sangat menyesal bahwa perempuan dan anak perempuan yang tidak berdaya serta rentan tidak mendapatkan perlindungan yang semestinya mereka terima,” tambah firma hukum tersebut.

Masa Depan Politik Starmer Terancam?

Kepergian McSweeney telah mengguncang arah masa depan pemerintahan, kurang dari dua tahun setelah Partai Buruh memenangkan salah satu mayoritas parlementer terbesar dalam sejarah modern Inggris.

Dengan survei yang menunjukkan Starmer sudah sangat tidak populer di mata pemilih, beberapa orang di partainya sendiri secara terbuka mempertanyakan pertimbangan dan masa depannya. Masih harus dilihat apakah keluarnya McSweeney cukup untuk meredam kritik terhadapnya.

Menteri Kabinet Pat McFadden sebelumnya berkeras bahwa Starmer harus tetap menjabat meskipun melakukan “kesalahan fatal” dalam mengangkat Mandelson.

MEMBACA  Sarah Ferguson, Duchess of York, Terdiagnosis Menderita Kanker Kulit

Sekutu dekat Starmer itu mengatakan kepada penyiar bahwa partai harus tetap mendukung perdana menteri.

“Ia [Starmer] harus realistis dan menerima bahwa ini adalah cerita yang buruk, bahwa penunjukan ini adalah kesalahan yang fatal,” kata McFadden, Menteri Pekerjaan dan Pensiun, kepada televisi BBC.

Ia menyatakan bahwa kesalahan sesungguhnya berada “sepenuhnya di pundak Peter Mandelson”, yang mengajukan diri untuk posisi itu meski mengetahui konsekuensinya.

Tinggalkan komentar