Minggu, 8 Februari 2026 – 10:22 WIB
Jakarta, VIVA – Kasus penyalahgunaan narkoba yang menjerat Onadio Leonardo atau Onad meninggalkan luka emosional yang dalam untuk keluarganya, terutama istrinya, Beby Prisillia. Dalam pengakuan terbarunya, Beby secara terbuka menceritakan momen paling emosional saat pertama kali tahu Onad ditangkap polisi karena kasus itu.
Baca Juga:
TERPOPULER: Video Lawas Denada Disebut Pura-pura Sakit, Onad Divonis Peter Pan Syndrome
Beby mengaku reaksi pertamanya bukan menangis, tapi kemarahan yang meluap. Ia bilang emosinya saat itu benar-benar tidak terkendali karena merasa dikhianati dan terpukul secara mental. Rasa marah itu bahkan bikin dia bertindak spontan dengan memukul Onad. Scroll ke bawah untuk baca artikel selengkapnya.
Baca Juga:
Meski Negatif Narkoba, Ini Alasan Beby Prisillia Tetap Setia Temani Onad saat Ditangkap Polisi
“Pas ketangkap doang marah banget. Gua sampe tampar,” kata Beby Prisillia yang dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier pada Minggu, 8 Februari 2026.
Onad pun membenarkan kejadian itu dan menimpali dengan nada reflektif, mengakui bahwa dia memang menerima pukulan dari istrinya.
Baca Juga:
Onad Divonis Alami Peter Pan Syndrome, Akui Mentalnya Masih Terjebak di Usia 19 Tahun
“Gua kena pukulan wanita,” kata Onad menimpali.
Beby kemudian menjelaskan bahwa kemarahannya muncul bukan tanpa alasan. Dia merasa tindakan Onad telah menghancurkan banyak hal dalam hidupnya, termasuk ketenangan keluarganya yang selama ini dijaga. Kekecewaannya begitu besar sampai dia merasa seluruh dunianya runtuh dalam satu waktu.
“Lu hancurin banyak orang, lu hancurin gua, lu hancurin semuanya gitu loh,” ujar Beby.
Tak hanya memukul, Beby juga mengaku sempat melontarkan umpatan ke Onad saat pertama kali datang menemuinnya. Dia bilang kelelahan emosional yang dipendam selama ini akhirnya meledak dalam bentuk kata-kata keras.
“Pas dateng kan gua sempet naik ke atas dulu dong. Anj*ng Nad ya gue bilang, capek banget gua. Lu benar-benar ya kok tega gitu loh,” ujarnya lagi menirukan ucapan waktu itu.
Di sisi lain, Onad menggambarkan dirinya berada di posisi yang sangat lemah saat itu. Dia mengaku tak bisa membalas apa-apa selain menangis. Menurut Onad, situasi itu membuatnya benar-benar sadar akan kesalahan yang telah diperbuat.
“Nangis lah gua langsung jiwa feminin gua keluar. Gua nggak nyangka gua di posisi kayak an*ing sesekali doang tuh jebur ya gitu kayak gua masih ada self defense,” ucap Onad.
Halaman Selanjutnya
Onad juga sempat coba bela diri dengan anggap penggunaan narkoba yang dilakukannya hanya sesekali. Tapi, pembelaan itu runtuh ketika dia harus berhadapan langsung dengan hukum.