Smartphone andalan Presiden Donald Trump telah melakukan kemunculan ulang yang cukup megah—dengan spesifikasi baru dan harga yang lebih tinggi.
Dalam wawancara baru dengan The Verge, eksekutif Trump Mobile Don Hendrickson dan Eric Thomas mengungkap informasi baru perihal perangkat ini untuk pertama kalinya sejak tahun lalu. Mereka menyebutkan layar ponsel tersebut berukuran sekitar 6,8 inci dengan chipset Qualcomm Snapdragon seri 7, penyimpanan internal 512GB (yang dapat diperluas via kartu SD), serta baterai berkapasitas 5.000mAh. Klaimnya, kamera depan dan kamera utama belakang sama-sama menggunakan lensa 50MP. The Verge menduga mungkin juga ada lensa ultra-wide dan telephoto di bagian belakang.
Terdapat kabar baik dan buruk bagi yang ingin segera memegang T1. Kabar baiknya, Hendrickson dan Thomas menyatakan pengiriman ke pembeli awal bisa dimulai pada musim semi. Kabar buruknya, harga $499 yang tertera ternyata hanya untuk pengguna awal, sementara pembeli berikutnya harus membayar dengan harga lebih tinggi yang belum ditentukan. Selain itu, meski marketing awal menyatakan berbeda, kedua eksekutif mengonfirmasi bahwa ponsel ini tidak akan diproduksi di Amerika Serikat.
Perlu dicatat, semua detail ini patut disikapi dengan sedikit skeptis, mengingat preseden sebelumnya. T1 seharusnya meluncur enam bulan lalu, namun kemudian hilang kabarnya—mungkin karena ponsel yang diperlihatkan ke The Verge tidak mirip sama sekali dengan yang diiklankan di situsnya tahun lalu. Desain, spesifikasi, dan harganya telah berubah sejak tanggal peluncuran awal.
Bagaimanapun, kita akan mendapat gambaran lebih jelas mengenai kebenaran klaim-klaim tersebut dalam satu atau dua bulan mendatang.