Keyakinan Richie sebagai Modal Timnas Indonesia

Sabtu, 7 Februari 2026 – 09:06 WIB

Qingdao, VIVA – Tim bulu tangkis putra Indonesia bersiap hadapi ujian berat saat akan tantang Jepang di semifinal Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026 di Qingdao Qonson Arena, Sabtu 7 Februari 2026. Pertandingan ini akan tentukan langkah Tim Merah Putih menuju final dan menjaga harapan untuk pertahankan gelar juara.

Pemain tunggal putra Richie Duta Richardo melihat laga semifinal ini dengan percaya diri. Ia yakin Indonesia punya modal kuat untuk kalahkan Jepang, walaupun sadar tim lawan diisi pemain-pemain yang sangat berpengalaman.

“Saya lega dan bangga bisa bawa tim ke semifinal, ini nambahin kepercayaan diri saya juga. Besok lawan Jepang, kalau saya diturunkan lagi pasti akan coba tampil maksimal karena mereka juga tidak mudah, punya pemain-pemain berpengetahuan,” kata Richie, dikutip dari PBSI, Jumat.

Kepercayaan diri Richie datang setelah perannya jadi penentu kemenangan Indonesia atas Thailand di babak perempat final. Turun di pertandingan kelima, Richie berhasil taklukkan Tanawat Yimjit dengan dua gim langsung 21-5, 21-17, dan pastikan kemenangan dramatis Indonesia 3-2.

Sebelumnya, Indonesia unggul lewat Moh Zaki Ubaidillah yang menang atas Panitchapon Teeraratsakul 21-13, 22-20. Tapi Thailand bisa samakan kedudukan setelah pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana kalah dari Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dengan tiga gim 21-14, 15-21, 17-21.

Indonesia kembali unggul karena kemenangan Prahdiska atas Purirat lewat rubber gim 21-7, 17-21, 21-18. Sayangnya, pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tidak bisa tambah poin setelah kalah dari Pharanyu/Worrapol 18-21, 19-21, sehingga pertandingan harus ditentukan di partai kelima.

Richie ungkapkan bahwa dukungan penuh dari kapten Anthony Sinisuka Ginting dan rekan-rekan setim adalah kunci dia bisa tetap tenang di laga penentu.

MEMBACA  Banjir bandang dan tanah longsor menewaskan 16 orang di pulau Sumatra Indonesia | Berita Banjir

“Saya bisa redam ketegangan karena sudah pernah main di tim beregu, sudah tahu resiko jadi pemain tunggal ketiga. Dari awal sudah mikir kalau nanti main pasti di partai penentuan, jadi persiapan mental dan pikiran sudah ada,” ujar Richie.

Mental kuat dan pengalaman di laga penting sekarang jadi modal penting Indonesia sebelum hadapi Jepang di semifinal. Sebagai juara bertahan setelah menang di BATC 2025, tim Merah Putih datang bukan cuma bawa percaya diri, tapi juga ambisi besar untuk kembali melangkah ke partai puncak.

Laga Indonesia vs Jepang diperkirakan akan berlangsung sangat sengit, menjadi ujian sebenarnya untuk konsistensi dan mental juara skuad Merah Putih di BATC 2026.

Tinggalkan komentar