Timnas Futsal Indonesia Bidik Gelar Juara Pertama Piala Asia di Kandang Sendiri

Jakarta (ANTARA) – Tim futsal Indonesia termotivasi untuk menjuarai Piala Asia Futsal AFC 2026, dengan alasan tidak ingin kalah di kandang sendiri, ujar gelandang Wendy Brian Ick jelang final hari Sabtu.

Tuan rumah akan menghadapi Iran, yang mengejar gelar ke-14 mereka, di Indonesia Arena pukul 19.00 waktu setempat pada Sabtu, 7 Februari.

“Sebagai motivasi, kami menganggap ini rumah kami. Kami tidak mau kalah disini,” kata Brian, asal Jayapura, dalam konferensi pers pra-pertandingan Jumat di Jakarta.

Brian menambahkan bahwa timnya tidak merasakan tekanan dalam final ini, karena ini adalah penampilan perdana Indonesia di laga puncak.

Indonesia mencapai pencapaian terbaiknya di Piala Asia Futsal setelah melaju ke semifinal dengan mengalahkan Vietnam 3-2 di perempat final.

Tim itu menciptakan sejarah pada Kamis, mengalahkan Jepang 5-3 di semifinal setelah perpanjangan waktu untuk mencapai final pertama kalinya.

“Untuk tekanan, saya rasa tidak ada. Ini final pertama kami, jadi saya merasa sangat santai,” kata Brian, merefleksikan perjalanan bersejarah ini.

Brian mengatakan tidak ada yang istimewa dari kemenangan 5-3 atas Jepang di semifinal, dan mengcredit pelaksanaan instruksi dari pelatih kepala Hector Souto.

“Tidak ada taktik khusus. Kami hanya mengikuti arahan Pelatih Hector di ruang ganti, dan saya jalankan itu,” ujar Brian.

Dia sebelumnya memenangkan penghargaan pemain terbaik turnamen setelah Indonesia meraih gelar AFF Futsal 2024.

Brian telah bermain di setiap pertandingan di Piala Asia 2026, dan mencetak satu gol dalam kemenangan 3-2 atas Vietnam di perempat final.

Berita terkait: SEA Games – Emas futsal Indonesia puncak dari rencana jangka panjang, kata kapten

Berita terkait: Indonesia pecahkan rekor kehadiran penonton futsal Asia Tenggara

MEMBACA  Siapakah Anil Chauhan? Sang Jenderal Pakar Perang yang Mengakui Kekalahan India

Berita terkait: Kementerian Ketenagakerjaan selenggarakan liga futsal peringati Hari Buruh

Penerjemah: Zaro ES, Rahmad Nasution
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar