Indeks Harga Saham Gabungan Dibuka Melemah di Tengah Kenaikan Pasar Asia Pasca Volatilitas Logam Mulia

Rabu, 4 Februari 2026 – 09:06 WIB

Jakarta, VIVA – IHSG dibuka melemah 12 poin atau 0,15 persen ke level 8.110 pada awal perdagangan hari ini.

Baca Juga:
Analis Bongkar Faktor Pendorong Lonjakan IHSG Usai Terguncang MSCI

Fanny Suherman, Head of Retail Research PT BNI Sekuritas, memprediksi IHSG berpotensi bergerak sideways atau datar pada perdagangan hari ini.

"IHSG berpotensi untuk bergerak sideways hari ini," ujar Fanny dalam riset hariannya.

Baca Juga:
IHSG Ditutup Rebound 2,52 Persen, Cek 3 Saham Unggulan Terbang Dua Digit

Bursa saham Asia kompak menguat pada perdagangan Selasa kemarin. Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 3,92 persen, Hang Seng naik 0,22 persen, Taiex Taiwan menguat 1,81 persen, Kospi Korea Selatan naik 6,84 persen, dan ASX 200 Australia naik 0,89 persen.

Baca Juga:
IHSG Sesi I Rebound Kuat ke Level 8.000, Intip 3 Saham Top Gainers di LQ45

Sementara itu, Straits Times menguat 1,11 persen dan FTSE Malaysia naik 0,32 persen. Bursa Asia rebound karena pasar mulai stabil, setelah fluktuasi tajam harga emas dan perak.

Selain itu, kenaikan permintaan membuat aktivitas pabrik di AS membaik, yang memberikan sinyal positif bagi perekonomian dan keuntungan perusahaan.

Di sisi lain, Bank Sentral Australia menaikkan suku bunga acuan untuk pertama kali dalam dua tahun terakhir. Hal ini seiring pertumbuhan ekonomi yang dinilai menguat dan inflasi yang diperkirakan akan bertahan di atas target.

Dalam keputusannya, Reserve Bank of Australia (RBA) menaikkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 3,85 persen.

"Support IHSG ada di level 7.900-8.000, sementara resist-nya di rentang 8.175-8.300," jelas Fanny.

Sebagai informasi, bursa saham Wall Street ditutup melemah pada Selasa kemarin. Ini terjadi seiring aksi rotasi investor keluar dari saham teknologi menuju sektor yang lebih diuntungkan oleh perbaikan ekonomi.

MEMBACA  BMO Capital tetap pada target $40 untuk saham 4D Molecular karena prospek 4D-150 PhIII tetap kuat menurut Investing.com

Indeks S&P 500 turun 0,84 persen, Dow Jones melemah 0,34 persen, dan Nasdaq Composite turun 1,43 persen. Mayoritas saham kelompok ‘Magnificent Seven’ yang telah merilis laporan keuangan juga melemah. Saham Microsoft dan Meta Platforms turun lebih dari 2 persen, sedangkan Apple melemah tipis.

Tinggalkan komentar