Olahraga-Olahraga yang Takkan Hadir di Olimpiade Musim Dingin 2026

Lebih dari seratus tahun sejak Olimpiade Musim Dingin pertama digelar di Chamonix, Prancis, pada 1924, berbagai cabang olahraga telah muncul dan menghilang. Curling dan short track bertahan. Sementara acara yang lebih unik seperti ski balet telah ditinggalkan. Berikut adalah beberapa cabang yang pasti tidak akan Anda saksikan di Olimpiade Musim Dingin 2026.

Olahraga yang Hilang dan Tidak Dipertandingkan pada Olimpiade Musim Dingin 2026

Bandy

Perpaduan antara hoki lapangan dan sepak bola, bandy—yang juga dikenal sebagai “banty” atau hoki Rusia—pernah menjadi olahraga demonstrasi pada Olimpiade Musim Dingin 1952 di Oslo. Berbeda dengan stik hoki, stik bandy memiliki lengkungan; dan alih-alih puck, permainan ini menggunakan bola. Kiper juga hanya boleh bertahan dengan tangan. Setiap tim memiliki 11 pemain dan bertanding dalam dua babak selama 45 menit. Olimpiade Oslo merupakan satu-satunya kali bandy masuk dalam lineup resmi Olimpiade Musim Dingin.

Ski Balet

Tidak jauh berbeda dengan seluncur indah, cabang ini pada dasarnya adalah menari dengan menggunakan ski. Terintegrasi dalam program Olimpiade selama Olimpiade Musim Dingin 1988 di Calgary, Kanada dan di Albertville, Prancis pada 1992, ski balet merupakan bentuk ski gaya bebas yang berkembang dari gerakan kontrakultur pertengahan abad ke-20. Olahraga ini dimaksudkan sebagai jawaban atas bentuk-bentuk ski kompetitif lain yang lebih kaku. Setiap penampilannya melibatkan peski yang melakukan lompatan dan langkah koreografis diiringi musik. Setiap performa dinilai oleh dewan juri yang menilai segi seni dan pencapaian teknis. Ski balet tidak pernah menjadi cabang berebut medali, namun gayanya masih dapat dirasakan dalam cabang gaya bebas modern seperti slopestyle.

Equestrian Skijoring

Pernahkah Anda ingin mengenakan ski dan ditarik melintasi salju oleh kuda yang sedang berlari kencang? Equestrian skijoring mungkin cocok untuk Anda. Olahraga ini hanya muncul satu kali di Olimpiade, yaitu pada ajang 1928 di St. Moritz, Swiss. Tidak ada pemenang medali; saat itu hanyalah acara demonstrasi.

MEMBACA  Bisakah Anda Menebak Berapa Persen Orang yang Memiliki Tabungan $1 Juta? Peringatan Spoiler - Jauh Lebih Rendah Daripada yang Sebagian Besar Statistik Tunjukkan kepada Anda

Balap Anjing Kereta Luncur

Balap anjing kereta luncur pada Olimpiade Musim Dingin di Lake Placid, New York tahun 1932. (Bettmann/Getty Images)

Kembali pada tahun 1932, balap anjing kereta luncur muncul sebagai acara demonstrasi di Olimpiade Musim Dingin di Lake Placid, New York. Olahraga ini melibatkan enam ekor anjing yang menarik sebuah kereta luncur dan seorang atlet. Lintasannya sepanjang 40 kilometer dan banyak tim mampu menarik kereta mereka dengan kecepatan hingga 30 kilometer per jam. Jika ada anjing yang cedera, atlet akan membawanya di atas kereta hingga finis.

Patroli Militer

Sebagai cikal bakal biathlon, patroli militer pertama kali diperkenalkan pada Olimpiade Musim Dingin 1924 di Chamonix, Prancis. Cabang ini menggabungkan tembak dengan senapan dan ski lintas alam, tetapi tidak seperti biathlon, mengharuskan setiap anggota tim yang berempat—disebut patrol—untuk mengenakan seragam militer. Swiss memenangkan emas pada Olimpiade 1924; dan mereka menjadi satu-satunya pemenang. Selama Olimpiade Musim Dingin 1928, 1936, dan 1948, patroli militer hanyalah acara demonstrasi.

Cerita ini awalnya muncul di WIRED Italia. Diterjemahkan dari bahasa Italia.

Tinggalkan komentar