Bisakah Tyson Fury Raih Gelar Juara Dunia Kelas Berat untuk Ketiga Kalinya?

loading…

Tyson Fury kembali mengguncang dunia tinju. Setelah sempat mengumumkan pensiun karena dua kali kalah berturut-turut dari Oleksandr Usyk di tahun 2024, mantan juara dunia kelas berat asal Inggris itu resmi melakukan comeback dan akan bertanding lagi pada 11 April 2026. Fury dijadwalkan melawan petinju tangguh asal Rusia, Arslanbek Makhmudov, dalam pertandingan comeback-nya yang akan diadakan di Inggris.

Keputusan Fury untuk kembali memunculkan pertanyaan besar: apakah “The Gypsy King” masih punya ambisi untuk menjadi juara dunia kelas berat untuk ketiga kalinya? Kalau ia berhasil, Fury akan masuk dalam daftar legenda tinju seperti Muhammad Ali, Lennox Lewis, Evander Holyfield, dan Vitali Klitschko—mereka adalah petinju langka yang bisa mendominasi divisi berat di tiga era berbeda.

Dalam karirnya, Fury sudah dua kali jadi juara dunia kelas berat. Pertama kali dia meraih gelar di tahun 2015 setelah mengalahkan Wladimir Klitschko, lalu kembali ke puncak dengan mengalahkan Deontay Wilder pada 2020. Namun cita-citanya untuk menjadi juara tak terbantahkan pupus setelah dua kali dikalahkan oleh Usyk, yang sekarang memegang sabuk WBC, WBA, dan IBF. Sementara itu, gelar WBO sekarang dipegang petinju Inggris, Fabio Wardley.

Menurut pelatih ternama Inggris Joe Gallagher, motivasi Fury untuk kembali bertinju kemungkinan besar berasal dari ambisinya untuk merebut gelar dunia sekali lagi. Gallagher menilai Fury masih punya kemampuan teknik dan pengalaman untuk kembali ke puncak, walaupun tantangannya pasti tidak mudah.

“Saya tidak akan mencoret Tyson Fury. Dia masih punya kemampuan untuk menjadi juara dunia tiga kali,” kata Gallagher.

MEMBACA  Belanda dan Israel termasuk dalam 7 negara yang takut akan kekuatan militer Indonesia

Tinggalkan komentar