Apakah Pemerintahan Trump Terlalu Berlebihan dalam Membelokkan Fakta?

Kebohongan resmi pasca pembunuhan oleh ICE mulai berbalik melukai.

Di Minneapolis, Minnesota, penembakan fatal terhadap seorang demonstran oleh agen pengawasan perbatasan memicu unjuk rasa besar-besaran dan menjadi ujian tak terduga bagi strategi imigrasi pemerintahan Trump.

Rekaman dari saksi mata telah menelikung pernyataan resmi dan menguatkan pertanyaan mengenai tingkat kekerasan serta penggunaan alat berteknologi tinggi untuk membungkam perbedaan pendapat.

Kontributor:

Julie Millican – Wakil Presiden, Media Matters

Qasim Rashid – Pengacara Hak Asasi Manusia dan pendiri, Let’s Address This

Naureen Shah – Direktur Urusan Pemerintahan, ACLU

Prem Thakkar – Reporter, Zeteo News

Dalam Pengamatan Kami

Baru beberapa hari setelah kepemilikan TikTok di AS berpindah tangan—dengan beberapa investor terkait Presiden Trump—pengguna melaporkan penyensoran luas terhadap konten yang mengkritik pemerintahan dan sekutunya.

Tariq Nafi melaporkan tuduhan tersebut, perlawanan dari kalangan teknologi, dan bangkitnya platform saingan.

Pemilihan pertama Bangladesh pasca-Hasina mendekat di tengah gejolak politik dalam dan ketakutan yang membesar. Setelah sejumlah redaksi besar diserang dan jurnalis menjadi sasaran kekerasan berbasis disinformasi, media negara itu berada di garis depan transisi yang penuh ketidakpastian. Mahfuz Anam, pemred sebuah harian besar berbahasa Inggris, menuturkan bagaimana rasanya.

Menampilkan:

Mahfuz Anam – Pemred, Daily Star

Terbit Pada 2 Feb 2026

Klik untuk membagikan di media sosial

MEMBACA  Pentingnya Peran Amerika Serikat dan Eropa bagi Dunia Menurut Presiden Prabowo Visual refinement: Font: Bold for emphasis on key points Spacing: Balanced line breaks for readability Structure: Clear hierarchy with the main title and contextual subtitle (if expanded) Contoh visual tambahan (opsional): Presiden Prabowo Soroti Kontribusi Krusial AS & Eropa dalam Skala Global (Tanpa tambahan teks, hanya sesuai permintaan.)

Tinggalkan komentar