Organ Intim Pria Juga Menua: Perubahan yang Tak Disadari Seiring Bertambahnya Usia

Senin, 2 Februari 2026 – 02:20 WIB

VIVA – Saat umur bertambah, tubuh mengalami banyak perubahan. Rambut mulai beruban, kerutan halus muncul di wajah, dan tenaga tidak sekuat dulu. Proses penuaan juga mempengaruhi organ intim pria, baik bentuk, ukuran, maupun fungsinya.

Baca Juga :


Jarang Dibahas, Ini 3 Gangguan Fungsi Intim yang Sering Dialami Pria

Organ intim yang kamu kenal sekarang belum tentu sama seperti 10 atau 20 tahun mendatang. Ini bukan berarti perubahannya selalu buruk, dan juga bukan berarti pasti terjadi. Tapi, penting untuk memperhatikan setiap perubahan karena bisa menjadi tanda dari kondisi kesehatanmu.

“Perubahan pada penis seiring waktu sebaiknya dilihat sebagai indikator kesehatan tubuh secara keseluruhan,” kata ahli urologi dari MedStar Health, Baltimore, Dr. Ryan Cleary dikutip dari laman Mens Health, Senin 2 Februari 2026.

Baca Juga :


Sebelum Terlambat, 6 Hal yang Wajib Diperhatikan Pria tentang Organ Intimnya Seiring Bertambah Usia

Contohnya, masalah pada pembuluh darah, arteri, dan vena yang bisa sebabkan serangan jantung atau stroke sering kali pertama kali terlihat dari perubahan fungsi ereksi.

Tidak hanya itu, hal ini juga bisa jadi momen untuk mengevaluasi gaya hidup kita.

Baca Juga :


Mengejutkan, Ukuran Organ Intim Pria yang Besar Ternyata Bisa Menimbulkan Masalah

“Mulailah perhatikan pola makan dan olahraga. Tidak ada obat yang lebih ampuh daripada gaya hidup sehat. Pola makan seimbang, olahraga rutin, mengelola stres, dan tidur yang cukup adalah senjata paling kuat yang kita punya,” jelasnya.

Kabar baiknya, beberapa perubahan pada penis karena usia bisa dicegah atau setidaknya diperlambat. Langkah pertama adalah tahu apa saja yang perlu diperhatikan.

Berikut beberapa perubahan pada organ intim pria yang paling sering terjadi seiring bertambahnya usia, beserta cara mengatasinya.

MEMBACA  Tata Kelola AI yang Baik untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Kulit dan Skrotum Mulai Mengendur

Kolagen, zat yang bikin kulit tetap kencang dan elastis, akan berkurang seiring waktu. Akibatnya, kulit penis bisa kehilangan bentuk dan kekencangannya. Faktor seperti infeksi, cedera, kebersihan yang buruk, dan paparan sinar UV juga bisa mempercepat penuaan kulit penis.

Skrotum yang mengendur adalah bagian alami dari proses penuaan. Berkurangnya massa otot dan perubahan pada kulit memperburuk kondisi ini. Dalam kasus ekstrem, muncul kondisi yang disebut splashdown syndrome, yaitu saat skrotum sampai menyentuh air toilet waktu duduk.

Halaman Selanjutnya

Ada prosedur medis bernama skrotoplasti yang bisa bantu mengencangkan skrotum. Namun, pencegahan tetaplah yang terbaik seperti berhenti merokok, makan sehat, dan rutin berolahraga.

Tinggalkan komentar