Erdogan Tawarkan Trump Telekonferensi bersama Iran untuk Meredakan Ketegangan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ditawari untuk jadi tuan rumah telekonferensi antara Presiden Amerika Serikat dan Iran. Tujuannya buat meredakan ketegangan. Tawaran ini muncul waktu Presiden AS Donald Trump mengancam bakal lakukan aksi militer ke Teheran dalam waktu dekat.

Informasi tentang tawaran Erdogan ini diungkap oleh pejabat yang bicara ke Middle East Eye. Saat telepon sama Trump di hari Senin, Erdogan desak agar diplomasi diprioritaskan dan dia menawarkan diri jadi perantara, kata seorang pejabat Turki.

Walau Trump terlihat tertarik pada inisiatif ini, Presiden Iran Masoud Pezeshkian belum kasih tanggapan, menurut pejabat tadi.

Pengamat di Ankara percaya Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, yang bakal datang ke Istanbul minggu ini, mungkin akan bawa jawaban Teheran soal tawaran itu.

Diplomat utama Teheran itu akan tiba di Turki pada Jumat untuk pembicaraan bilateral dengan Menlu Hakan Fidan.

Tapi, nggak ada jaminan kalau tawaran bicara ini bisa cegah aksi militer.

Para pejabat bilang Turki juga pernah kasih tawaran serupa ke Iran selama perang 12 hari di bulan Juni, tapi Teheran nggak terima, dan ini bikin Turki kecewa.

Ankara berulang kali nyatakan mereka menentang intervensi asing manapun di Iran. Pada Rabu, Fidan bilang AS dan Iran harus selesaikan masalah mereka selangkah demi selangkah, “satu per satu”.

MEMBACA  Kurikulum Gizi untuk Anak Sekolah: Rekomendasi dari BGN Indonesia

Tinggalkan komentar