Chris Madel, seorang kandidat Republik yang berlomba jadi gubernur Minnesota, mengundurkan diri dari perlombaan. Dia bilang partainya tidak bisa menang dan menyebut operasi keras imigrasi federal yang menyebabkan orang kedua tewas di Minneapolis akhir pekan lalu sebagai “bencana besar.”
“Saya tidak bisa mendukung rencana balas dendam Partai Republik nasional terhadap penduduk negara kita, dan saya juga tidak bisa menganggap diri saya anggota partai yang akan melakukan itu,” kata Madel dalam sebuah video yang diunggah hari Senin di media sosial.
Pengunduran diri Madel menambah kemarahan dari kedua pihak atas tewasnya Alex Pretti pada 24 Januari oleh agen federal. Pretti adalah perawat ICU yang digambarkan pejabat era Trump sebagai provokator berbahaya, meskipun ada bukti video yang menunjukkan sebaliknya. Ini adalah perubahan sikap yang dramatis untuk Madel, yang sebelumnya pernah memberikan bantuan hukum kepada agen federal lain yang menembak mati Renee Good awal bulan ini.
Dalam videonya, Madel mengatakan Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS “telah memberi izin pada agennya untuk menggrebek rumah menggunakan surat perintah sipil yang hanya perlu ditandatangani oleh agen Patroli Perbatasan. Itu tidak konstitusional, dan itu salah.”
Dia menambahkan bahwa “menggunakan penyelidikan kriminal sebagai senjata terhadap lawan politik itu tidak konstitusional, siapapun yang berkuasa.”
Madel adalah salah satu dari beberapa kandidat Republik yang masuk perlombaan dengan harapan bisa mengalahkan Gubernur Tim Walz yang sudah dua periode. Ternyata, Walz juga akhirnya mengundurkan diri dari perlombaan. Mike Lindell, pendiri MyPillow, telah umumkan dia akan mencari nominasi Republik, dan Senator Demokrat Amy Klobuchar juga telah mengajukan berkas untuk mempertimbangkan ikut berlomba.
Cerita ini pertama kali dimuat di Fortune.com