Sebanyak 3.800 penerbangan tambahan dibatalkan akibat cuaca ekstrem yang mengganggu transportasi.
Diterbitkan Pada 26 Jan 202626 Jan 2026
Bagikan artikel ini melalui media sosial
share2
Kawasan timur laut Amerika Serikat sedang mengalami fase akhir badai musim dingin hebat yang mengakibatkan suhu beku, pemadaman listrik, korban jiwa, serta gangguan transportasi di seluruh penjuru negara selama akhir pekan.
Situs pelacak penerbangan FlightAware mencatat sekitar 3.800 penerbangan dibatalkan pada Senin, dengan tambahan 1.000 penerbangan lainnya tertunda seiring hujan salju lebat dan hujan beku yang terus menyelimuti kawasan timur laut.
Rekomendasi Cerita Lainnya
daftar 3 itemakhir daftar
“Saya selalu berdoa untuk salju setinggi 2 kaki [61 cm] setiap kali badai salju datang. Saya ingin sebanyak mungkin,” kata warga New York City, January Cotrel, kepada kantor berita The Associated Press. “Biarlah kota ini berhenti sejenak, keindahan pun tercipta, lalu kita dapat kembali beraktivitas.”
Lebih dari 10 korban jiwa dilaporkan akibat badai ini. Di New York, Wali Kota Zohran Mamdani menyatakan lima orang ditemukan meninggal di luar ruangan selama akhir pekan.
Menurut laman poweroutage.com, lebih dari 819.000 rumah dan bisnis mengalami pemadaman listrik di seluruh AS pada hari Senin, dengan sebagian besar terkonsentrasi di wilayah Selatan, di mana badai tersebut membawa hujan beku dan suhu yang sangat rendah.
Otoritas kesehatan di negara bagian Louisiana, wilayah Selatan, melaporkan dua orang meninggal akibat hipotermia, sementara cuaca es telah merubuhkan jalur listrik di Tennessee.
Pembatalan penerbangan diprediksi akan terus bertambah sepanjang hari Senin, dengan perkiraan hujan salju lebih lanjut di wilayah Pegunungan Appalachian seiring pergerakan front dingin ke arah laut. Lebih dari 11.000 penerbangan telah dibatalkan pada Minggu, meninggalkan ribuan traveler dalam keadaan tidak pasti.
Seorang pejalan kaki melintasi depan toko deli dan grosir di Brooklyn selama Badai Musim Dingin Fern [Bing Guan/Reuters]
Salju lebat juga telah menutupi jalan-jalan, menghambat perjalanan lokal dan mendorong peringatan dari Badan Manajemen Darurat Federal serta otoritas setempat agar warga tetap berada di dalam rumah jika memungkinkan.
Cabang Layanan Cuaca Nasional untuk negara bagian New York menyatakan pada Senin bahwa suhu diperkirakan akan tetap di bawah titik beku sepanjang minggu, namun sisa curah salju akan ringan dan diharapkan berhenti pada Senin pagi atau awal sore.