Venezuela Bebaskan 104 Tahanan Politik, Menurut Kelompok HAM

Seorang pengacara HAM dan mahasiswa komunikasi termasuk yang dibebaskan, kata Foro Penal yang berbasis di Caracas.

Diterbitkan Pada 26 Jan 2026

Otoritas Venezuela telah membebaskan lebih dari 100 orang yang tercatat sebagai tahanan politik, menurut sebuah kelompok HAM, termasuk seorang pengacara yang dipenjara pada 2024 usai mengunjungi klien di sebuah fasilitas penahanan.

Foro Penal yang berbasis di Caracas menyatakan setidaknya 104 tahanan dibebaskan pada Minggu dan jumlahnya mungkin bertambah.

Artikel Rekomendasi

Lembaga itu menyebutkan salah satu pengacaranya, Kennedy Tejeda, dan seorang mahasiswa komunikasi, Juan Francisco Alvarado, termasuk yang dibebaskan dari penahanan.

Tejeda, seorang pengacara dan aktivis HAM, terakhir terlihat pada 2 Agustus 2024 ketika ia mengunjungi sebuah pusat penahanan di negara bagian Carabobo untuk memberikan bantuan hukum kepada tahanan politik, menurut NGO tersebut.

“Rekan kami tercinta, Kennedy Tejeda, pengacara, pembela HAM, tahanan politik di Tocorón sejak 2 Agustus 2024, telah dibebaskan dari penjara. Kini kembali di rumah bersama keluarganya,” ujar direktur eksekutif Foro Penal, Alfredo Romero, dalam sebuah pernyataan di media sosial.

“Kami terus memverifikasi pembebasan lainnya,” tambah Romero. “Akan ideal jika pemerintah mempublikasikan daftar nama yang dibebaskan.”

Wakil Presiden Foro Penal, Gonzalo Himiob, menyatakan jumlah pembebasan tersebut “belum definitif” dan mungkin meningkat.

Penjabat Presiden Venezuela Delcy Rodriguez berjanji akan membebaskan tahanan yang ditahan di era Nicolas Maduro, dalam konferensi pers pertamanya setelah penangkapan mantan pemimpin itu oleh pasukan khusus AS awal bulan ini.

Rodriguez menyatakan langkah membebaskan ratusan tahanan, banyak di antaranya diamankan dalam aksi penekanan terhadap perbedaan pendapat pasca penolakan Maduro untuk mengakui kekalahan dalam pemilihan presiden 2024, menandai dimulainya “momen politik baru” yang memungkinkan keberagaman politik dan ideologi yang lebih luas.

MEMBACA  Keadaan Persatuan: Joe Biden Akan Memberikan Pidato Berisiko Tinggi kepada Kongres

Pemerintah Venezuela telah mengumumkan pembebasan lebih dari 600 tahanan dalam beberapa pekan terakhir, termasuk Rafael Tudares Bracho, menantu dari pemimpin oposisi Venezuela Edmundo Gonzalez.

Kelompok-kelompok HAM membantah angka pemerintah, dengan Foro Penal memperkirakan jumlah orang yang dibebaskan hanya sekitar separuh dari klaim otoritas.

Rodriguez dalam pidato yang disiarkan televisi negara pekan lalu menyatakan ia akan berbicara dengan Komisioner Tinggi HAM PBB, Volker Turk, pada Senin untuk meminta PBB mengonfirmasi angka tersebut.

Foro Penal menyatakan terdapat 777 tahanan politik di penjara Venezuela per 19 Januari.

https://ojs.stanford.edu/ojs/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=https%3A%2F%2Fojs.stanford.edu%2Fojs%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=pDpp

Tinggalkan komentar