Apakah Uang Anda Terbuang Percuma? 5 Hal yang Sering Dibeli Pensiunan AS (Padahal Tidak Perlu)

Idealnya, masa pensiun harusnya jadi fase hidup yang paling santai. Tapi dalam kenyataannya, banyak pensiunan malah sering khawatir soal uang. Ini membuat mereka jadi target mudah bagi sales atau broker yang menawarkan produk yang kelihatanya menguntungkan.

Kalau inbox email kamu penuh dengan tawaran “penghasilan terjamin” atau “perlindungan keuangan”, hati-hati. Ini lima produk yang sering didorong untuk dibeli pensiunan, padahal biasanya tidak mereka perlukan.

Beberapa broker asuransi mungkin bersikeras bahwa polis asuransi jiwa adalah investasi. Tapi sebenarnya, asuransi jiwa dirancang untuk menggantikan pendapatan. Kalau pendapatan kamu sudah berhenti, logika itu jadi kurang kuat.

Bahkan, asuransi jiwa mungkin tidak perlu lagi setelah umur 60 tahun, tergantung kewajiban keuangan dan aset kamu, menurut Experian (1). Misalnya, jika anak-anak sudah mandiri dan tidak ada tanggungan, asuransi jiwa berjangka nilainya mungkin terbatas.

Dan kalau kamu punya tanggungan, investasi, tabungan pensiun, dan tunjangan sosial mungkin sudah cukup untuk menghidupi keluarga yang masih bergantung, plus biaya akhir. Kalau begitu, kamu mungkin tidak butuh asuransi jiwa di usia 60-an.

Anuitas tetap dan variabel adalah produk keuangan yang rumit. Beberapa institusi bahkan menawarkan anuitas terindeks, yang bisa lebih kompleks lagi.

Menurut Otoritas Regulasi Industri Keuangan, anuitas terindeks jadi populer karena fiturnya kelihatan menggabungkan anuitas tetap dan variabel (2).

Tapi dalam prakteknya, produk ini sering rumit, biayanya tinggi, dan hasilnya di bawah ekspektasi investor, menurut Consumer Reports (3). Banyak anuitas terindeks juga punya denda penarikan awal yang besar, yang bisa mengunci investor.

Kalau kamu cari investasi jangka panjang yang solid, anuitas terindeks mungkin tidak worth it. Pertimbangkan reksa dana indeks berbiaya rendah saja.

MEMBACA  9 Strategi Rahasia yang Digunakan Orang Kaya untuk Mengurangi Tagihan Pajak, Menurut Preston Seo

Peluang investasi eksotis bisa menggoda, apalagi kalau kamu khawatir mengejar dan menumbuhkan tabungan dengan cepat. Tapi aset “alternatif” ini sering bawa risiko tersembunyi yang lebih besar daripada manfaat potensialnya.

Cerita Berlanjut

Perubahan aturan baru-baru ini berarti beberapa rencana 401(k) sekarang bisa memasukkan hal seperti ekuitas privat, utang privat, modal ventura, hedge fund, dan dana infrastruktur. Kedengarannya menarik, tapi ini mungkin tidak cocok untuk banyak portofolio.

Baca Lagi: Kekayaan bersih rata-rata orang Amerika mengejutkan: $620,654. Tapi itu hampir tidak berarti apa-apa. Ini angka yang penting (dan cara meningkatkannya drastis)

Menurut analisis Wall Street Journal, banyak aset alternatif ini punya risiko tinggi, biaya besar, dan likuiditas rendah, yang sering menggerogoti hasil jangka panjangnya (4).

Seringkali, reksa dana indeks berbiaya rendah atau surat berharga pemerintah mungkin lebih cocok untuk portofolio kamu. Seperti kata Warren Buffett (5): “Tidak perlu melakukan hal luar biasa untuk dapat hasil luar biasa.”

Rumah kedua di resort ski atau pantai bisa jadi pensiun yang menyenangkan. Gampang juga membenarkan pembeliannya sebagai investasi karena kamu punya banyak waktu luang.

Tapi pajak properti, asuransi, perawatan, iota HOA, dan biaya perjalanan bisa cepat menumpuk. Timeshare lebih parah lagi: biaya awalnya tinggi, iota tahunan naik lebih cepat dari inflasi, dan pasar jual kembali terbatas atau tidak ada.

Apa yang dijual sebagai peningkatan gaya hidup sering berubah jadi pengeluaran rutin yang kaku, yang membatasi fleksibilitas keuangan di masa pensiun — padahal fleksibilitas itulah yang paling penting.

Reverse mortgage bisa jadi cara menarik untuk mengakses ekuitas rumah saat pensiun. Bagi banyak orang Amerika lanjut usia, ini bisa memberikan akses ke kekayaan yang terikat di aset terbesar dan paling tidak likuid mereka.

MEMBACA  “Konsumen Akan Terkejut”: Pembebasan Bea Masuk untuk Barang di Bawah $800 yang Segera Berakhir Akan Mengguncang Dunia E-commerce

Tapi, instrumen keuangan ini tidak cocok untuk semua orang. Banyak kontraknya punya biaya awal tinggi, suku bunga yang mahal, dan risiko penyitaan jika kewajiban pajak, asuransi, atau perawatan tidak terpenuhi. Ini juga bisa mengurangi warisan yang kamu rencanakan untuk anak atau keluarga.

Jika dipikir-pikir, mungkin ada cara yang lebih sederhana dan murah untuk menghasilkan arus kas di masa pensiun.

Gabung dengan 200.000+ pembaca dan dapatkan cerita terbaik Moneywise serta wawancara eksklusif lebih dulu — wawasan jelas yang dikurasi dan dikirim setiap minggu. Berlangganan sekarang.

Kami hanya mengandalkan sumber yang diverifikasi dan pelaporan pihak ketiga yang kredibel. Untuk detailnya, lihat etika dan panduan editorial kami.

Experian (1); Otoritas Regulasi Industri Keuangan (2); Consumer Reports (3); Wall Street Journal (4); CNBC Make It (5).

Artikel ini hanya memberikan informasi dan tidak boleh diartikan sebagai nasihat. Artikel ini diberikan tanpa jaminan apapun.

Tinggalkan komentar