Rangkaian Film, Anime, dan Konser Sinematik Warna-Warni Awal 2026

Minggu, 25 Januari 2026 – 05:10 WIB

Jakarta, VIVA – Awal tahun 2026 dibuka dengan banjir tontonan dari berbagai genre. Ada film aksi brutal, adaptasi novel populer, konser K-pop yang sinematik, sampai anime yang sudah lama ditunggu. Dari bioskop sampai serial, penonton dihadapkan pada pilihan yang hampir tidak kasih waktu buat nafas.

Salah satu film yang paling menarik perhatian adalah SISU: Road to Revenge. Ini adalah lanjutan dari film aksi kultus sutradara Finlandia, Jalmari Helander. Film yang tayang mulai 8 Januari 2026 ini kembali menampilkan Jorma Tommila sebagai veteran perang yang terjebak dalam lingkaran kekerasan dan balas dendam. Cerita dan efek visualnya lebih besar, dengan adegan laga yang sangat brutal. Jadi, film ini wajib ditonton buat penggemar film aksi yang keras. Yuk, scroll terus buat tahu info lebih lanjut!

Dari Korea Selatan, hadir adaptasi novel web populer Omniscient Reader: The Prophecy. Film ini menggabungkan fantasi gelap dan drama survival. Dibintangi oleh Lee Min Ho dan Jisoo BLACKPINK, film ini berkisah tentang Dok-ja, satu-satunya pembaca setia sebuah novel tentang kiamat yang tiba-tiba jadi kenyataan. Pengetahuannya tentang cerita novel itu menjadi senjata utamanya untuk bertahan hidup di dunia yang sedang kacau.

Awal tahun ini juga diramaikan oleh tontonan musik dalam format sinematik. TAEYONG: TY TRACKS IN CINEMAS dan AESPA: WORLD TOUR IN CINEMAS membawa pengalaman konser langsung ke layar bioskop, lengkap dengan sudut pandang layaknya "kursi VIP". Selain menampilkan penampilan panggung yang energik, kedua film ini juga mengungkap sisi pribadi dan dinamika di balik layar para idola K-pop tersebut.

Horor, Romansa, sampai Dokumenter Aksi

MEMBACA  Judul yang Ditulis Ulang dan Diterjemahkan: Apakah mempersenjatai milisi dan klan di Gaza merupakan taktik yang efektif?

Akhir 2025 sampai pertengahan Januari 2026 juga dipenuhi dengan rilis film menarik dari berbagai genre. Black Phone 2 kembali menghadirkan teror supranatural dengan kembalinya sosok ‘The Grabber’. Sementara itu, film horor lokal Arwah mengeksplorasi kutukan leluhur dan trauma keluarga yang belum beres.

Di sisi lain, Regretting You yang diadaptasi dari novel populer penulis It Ends With Us, menawarkan kisah cinta yang emosional dan penuh dengan tawa serta tangis. Ada juga Wick Is Pain, sebuah dokumenter yang mengupas proses di balik pembuatan franchise John Wick. Film ini menyoroti bagaimana film aksi itu bisa berkembang menjadi fenomena global.

Penggemar film Asia juga tidak dilupakan. Ada Holy Night: Demon Hunters yang menampilkan Ma Dong Seok sebagai pemburu iblis. Lalu ada Murder Report, film thriller psikologis di mana Cho Yeo-jeong harus berhadapan langsung dengan seorang pembunuh berantai dalam sebuah wawancara yang sangat berbahaya.

Halaman Selanjutnya

Tinggalkan komentar