Beberapa bulan setelah organisasi Trump Mobile berencana meluncurkan perangkat berlapis emas seharga $500 yang katanya diproduksi di AS, **T1 Phone** hingga kini masih belum tersedia. Laporan-laporan terkini mengisyaratkan bahwa penantian ini akan berlanjut.
Jangan lewatkan konten teknologi impartial dan ulasan berbasis lab kami. **Tambahkan CNET** sebagai sumber pilihan di Google.
Pada akhir tahun lalu, seorang perwakilan dukungan pelanggan Trump Mobile dilaporkan menyatakan bahwa telepon tersebut tidak akan dirilis pada Desember, dan penghentian sementara pemerintahan AS menunda pengirimannya. Demikian menurut **sebuah laporan Financial Times**. Perwakilan Trump Mobile tidak menanggapi permintaan komentar.
Per 22 Januari, **halaman web telepon** itu masih mencantumkan keterangan “akan dirilis tahun ini” — sama seperti yang tertulis tahun lalu.
Kisah ini bermula ketika Trump Mobile **diluncurkan pada Juni** dengan paket ponsel sebesar $47,45 per bulan, mengklaim akan meluncurkan **smartphone** buatan AS pada Agustus 2025. Ketika dihadapkan pada bukti kuat bahwa memproduksi smartphone sepenuhnya di AS dalam skala besar hampir mustahil, Trump Mobile **merevisi klaim tersebut**.
Saat ini, **Trump Mobile** masih menerima deposit $100 untuk T1 Phone, yang mereka sebut “Proudly American,” dengan fitur termasuk layar AMOLED 6,25 inci, refresh rate 120Hz, penyimpanan 256GB dengan slot kartu ekspansi, serta kamera 50 megapixel.
Situs web Trump Mobile kini juga menawarkan **telepon pesaing yang diperbaharui** dari Apple dan Samsung, termasuk **iPhone 15** seharga $629 dan **Samsung Galaxy S24** seharga $459.