Memiliki Peran Vital, Inilah Langkah-Langkah Mencegah Penurunan Kognitif

Sabtu, 24 Januari 2026 – 01:30 WIB

Jakarta, VIVA – Kesehatan otak sekarang jadi perhatian serius karena usia harapan hidup meningkat dan gaya hidup modern makin menuntut. Fungsi kognitif seperti daya ingat, fokus, dan kecepatan berpikir punya peran penting untuk kualitas hidup, produktivitas, hingga kemandirian seseorang, baik yang muda apalagi yang sudah lansia.

Baca Juga :


4 Jenis Game Ini Ternyata Bisa Tingkatkan Fungsi Otak

Para ahli bilang, penurunan kognitif bukan cuma masalah orang tua aja. Kalau pola hidup nggak sehat, gangguan fungsi otak bisa muncul lebih cepat dan pengaruhi aktivitas sehari-hari. Makanya, pencegahan dari awal itu langkah yang sangat penting. Gimana caranya? Scroll terus untuk tau lebih lanjut, yuk!

Gary Small, M.D., anggota Herbalife Nutrition Advisory Board, tekankan pentingnya merawat otak sepanjang hidup.

Baca Juga :


5 Manfaat Luar Biasa Bit bagi Kesehatan Tubuh, Jaga Jantung hingga Otak

Menurut Dr. Small, memori dan fokus itu fondasi utama fungsi mental. Kalau nggak dijaga baik-baik, penurunan kognitif bisa berdampak luas, dari turunnya performa kerja sampai berkurangnya kemandirian seseorang seiring bertambahnya usia.

“Untuk bantu cegah penurunan kognitif, penting banget jaga gaya hidup sehat, termasuk aktivitas fisik teratur dan nutrisi seimbang, khususnya pola makan kaya fitonutrien,” kata Dr. Small saat peluncuran SharpSpearmint dari Herbalife di Jakarta, belum lama ini.

Baca Juga :


Bahan Alami Ini Jaga Kesehatan Jaringan Saraf, Tingkatkan Daya Ingat dan Konsentrasi

Dia jelaskan bahwa fitonutrien, termasuk polifenol, punya peran penting untuk dukung kesehatan otak. Senyawa alami ini banyak ditemukan di makanan sehari-hari kayak buah beri, teh hijau, cokelat hitam, kunyit, dan kedelai. Polifenol dikenal punya sifat antioksidan yang bantu lindungi sel-sel otak dari stres oksidatif.

MEMBACA  Tak Hanya SLIK, Inilah Pertimbangan Utama Bank dalam Menyetujui KPR

Selain nutrisi, Dr. Small juga tekankan peran gaya hidup aktif. Olahraga rutin terbukti bantu aliran darah ke otak, sementara tidur yang cukup sama stimulasi mental—kayak membaca atau belajar hal baru—bisa bantu jaga ketajaman fungsi kognitif dalam jangka panjang.

Di kesempatan yang sama, Oktrianto Wahyu Jatmiko, Director & General Manager of Herbalife Indonesia, sampaikan bahwa kesadaran akan kesehatan otak mendorong hadirnya inovasi nutrisi berbasis sains.

“Peluncuran SharpSpearmint perkuat dedikasi Herbalife untuk sediakan solusi nutrisi inovatif buat masyarakat Indonesia. Setiap kapsul mengandung 300 mg ekstrak herba Mentha spicata (Ekstrak Spearmint),” jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Produk itu diformulasikan dengan Neumentix™, ekstrak spearmint berpaten yang diklaim kaya polifenol dan sudah diteliti secara klinis untuk dukung fokus dan memori. Tapi, para ahli tetap tekankan bahwa suplemen bukan pengganti pola hidup sehat, melainkan cuma pelengkap dari kebiasaan baik yang dilakukan terus-terusan.

Tinggalkan komentar